Dapat Suntikan Dana, Perumnas Bangun Rumah Tapak Berkualitas
Selasa, 21 Juli 2020 - 05:05 WIB
loading...
Ilustrasi perumahan
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro memastikan pihaknya akan terus membangun hunian untuk Indonesia yang tidak hanya terjangkau namun juga berkualitas baik.
Pasalnya, hingga saat ini angka backlog yang masih menyentuh 7,6 juta unit di tahun 2019, porsi terbesar pada hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Kami terus berupaya untuk menghadirkan hunian yang terbaik untuk masyarakat Indonesia dengan selalu memperhatikan tidak hanya dari sisi kualitas tetapi juga yang mampu cepat diterima oleh pasar," ujar Budi dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2020). (Baca: Gencar Kembangkan Rumah Tapak, Perumnas Gandeng PTPN II untuk Kawasan Baru )
Budi menjelaskan, bahwa pihaknya telah mendapatkan dana Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar Rp650 Miliar. Dukungan positif ini, akan dijadikan amunisi dalam mempercepat pembangunan proyek kami yang mayoritas adalah berkonsep kawasan rumah tapak.
"Inilah yang selalu kami dorong, bahwa rumah adalah kebutuhan primer bagi masyarakat, bukan investasi dan perlunya keberpihakan pemerintah dalam hal ini," tegasnya.
Dia menambahkan, pihaknya sedang berupaya melakukan inovasi perusahaan dalam mewujudkan hunian yang berkualitas, harmonis, dan berkelanjutan dengan menghadirkan brand Samesta sebagai nama setiap proyek perumahan yang dibuat Perumnas. Nama Samesta ini, terinspirasi dari konsep alam semesta yang mempunyai makna penyatuan, keseimbangan, dan interkonektivitas.
Budi memerinci, terdapat lebih dari 46 proyek kawasan rumah tapak yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan NTB yang menjadi fokus perusahaan dengan nama Samesta.
Pasalnya, hingga saat ini angka backlog yang masih menyentuh 7,6 juta unit di tahun 2019, porsi terbesar pada hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Kami terus berupaya untuk menghadirkan hunian yang terbaik untuk masyarakat Indonesia dengan selalu memperhatikan tidak hanya dari sisi kualitas tetapi juga yang mampu cepat diterima oleh pasar," ujar Budi dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2020). (Baca: Gencar Kembangkan Rumah Tapak, Perumnas Gandeng PTPN II untuk Kawasan Baru )
Budi menjelaskan, bahwa pihaknya telah mendapatkan dana Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar Rp650 Miliar. Dukungan positif ini, akan dijadikan amunisi dalam mempercepat pembangunan proyek kami yang mayoritas adalah berkonsep kawasan rumah tapak.
"Inilah yang selalu kami dorong, bahwa rumah adalah kebutuhan primer bagi masyarakat, bukan investasi dan perlunya keberpihakan pemerintah dalam hal ini," tegasnya.
Dia menambahkan, pihaknya sedang berupaya melakukan inovasi perusahaan dalam mewujudkan hunian yang berkualitas, harmonis, dan berkelanjutan dengan menghadirkan brand Samesta sebagai nama setiap proyek perumahan yang dibuat Perumnas. Nama Samesta ini, terinspirasi dari konsep alam semesta yang mempunyai makna penyatuan, keseimbangan, dan interkonektivitas.
Budi memerinci, terdapat lebih dari 46 proyek kawasan rumah tapak yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan NTB yang menjadi fokus perusahaan dengan nama Samesta.
Lihat Juga :