Indeks S&P 500 Kembali Cetak Rekor

Jum'at, 25 Juli 2014 - 08:52 WIB
Indeks S&P 500 Kembali...
Indeks S&P 500 Kembali Cetak Rekor
A A A
NEW YORK - Indeks saham di bursa Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir variatif. Indeks S&P 500 kembali memperbaiki rekor yang kemarin berhasil dicetak karena didukung kinerja emiten.

Sementara data ekonomi terbaru gagal mengesankan investor. Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengklaim tunjangan pengangguran turun dengan penyesuaian musiman menjadi 284 ribu, terendah sejak pertengahan Februari 2006. Sementara penjualan rumah baru pada Juni anjlok 8,1%, penurunan terbesar dalam hampir setahun.

Indeks sektor perumahan merosot 2,7%, menandai penurunan satu hari terbesar sejak Februari. Sementara kenaikan Wall Street baru-baru ini didorong kinerja emiten yang kuat di kuat kuartal ini.

Saham Facebook Inc (FB.O) melonjak 5,2% menjadi USD74,98, sedangkan saham Caterpillar Inc (CAT.N) turun 3,1% menjadi USD105,04.

"Ada tarik ulur di pasar saat ini antara perusahaan yang membukukan kinerja baik dan yang tidak. Caterpillar mengecewakan, tapi saham masih cukup dihargai dan musim laba mendukung kenaikan lanjutan," kata strategi investasi Edward Jones di St Louis Kate Warne seperti dilansir Reuters, Jumat (25/7/2014).

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup merosot 2,83 poin atau 0,02% menjadi 17.083,80; indeks S&P 500 naik 0,97 poin atau 0,05% menjadi berakhir pada 1.987,98 dan menjadi rekor kedua penutupan tertinggi berturut-turut. Sedangkan Nasdaq Composite turun 1,59 poin atau 0,04% menjadi berakhir pada 4.472,11.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
10 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
36 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
57 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved