Ini Cara Kemenhub Atasi Kepadatan Pelabuhan Merak-Bakauheni

Senin, 11 Agustus 2014 - 17:17 WIB
Ini Cara Kemenhub Atasi...
Ini Cara Kemenhub Atasi Kepadatan Pelabuhan Merak-Bakauheni
A A A
JAKARTA - Kepadatan jumlah penumpang yang terjadi di sepanjang Pelabuhan Merak-Bakauheni sudah tidak bisa ditolerir, terlebih pada momen besar seperti lebaran seperti kemarin. Penumpang membludak dan kerawanan pun semakin meningkat.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono menuturkan, pemerintah akan melakukan pendalaman alur di pelabuhan Merak agar memudahkan kapal-kapal besar masuk ke sana.

"Pendalaman alur itu agar kapal-kapalnya bisa merapat kapal-kapal dengan kapasitas lebih besar tentu tidak hanya alur tapi juga akses masuk," ujar dia di Kantor Kemenko, Jakarta, Senin (11/8/2014).

Lebih lanjut dia menuturkan, pengerukan di Pelabuhan Merak tersbut masih dalam proses pengkajian. Namun dengan dilakukannya pengerukan tersebut, maka akses masuk dan keluar kapal ferry yang berukuran besar menjadi lebih mudah.

"Kapal besar itu Ferry, ada akses masuk samping, ada yang dari depan. Dua-duanya harus dibuat tapi intinya memodifikasi, termasuk bagian dr studi itu," katanya.

Dia juga berencana menambah sepuluh dermaga baru di pelabuhan yang menghubungkan antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa tersebut hingga sepuluh tahun kedepan.

" Makanya dimana dilakukan disitu untuk pengembangan kedepan karena di proyeksikan kita butuhh 10 dermaga kedepan dalam 10 tahun," terangnya.

Mengenai rencana tersebut, Bambang belum dapat mmastikan apakah akan menggandeng swasta atau cukup dengan perusahaan berplat merah saja.

"Tergantung studinya. studinya melihat bagaimana kapasitasnya seperti apa. Tidak menutup kemungkinkan swasta juga ikut. Jadi nanti ada beberapa yang dikelola swasta yang dermaga. Karena di uu juga ada," papar dia.

Sementara terkait wacana memindahkan lokasi Pelabuhan Merak tersebut ke tempat lain yang lebih memadai, dia mengaku masih saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian.

"Apakah kita akan membuat satu lokasi baru, atau sekarang lokasi baru atau totally dipindahkan ini masih dikaji lagi," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terungkap, Ini Penyebab...
Terungkap, Ini Penyebab Keterlambatan Penyeberangan Merak-Bakauheni
Gapasdap: Kemacetan...
Gapasdap: Kemacetan di Merak–Bakauheni saat Nataru Akibat Keterbatasan Dermaga
Evakuasi KMP Batu Mandi...
Evakuasi KMP Batu Mandi Tersangkut Karang di Pulau Panjurit Berlangsung Dramatis
Antrean Kendaraan di...
Antrean Kendaraan di Tol Tamer Menuju Pelabuhan Merak Mulai Menyusut
Polri Siapkan Rekayasa...
Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pelabuhan Merak-Bakauheni saat Lebaran 2024
Pelabuhan Merak Tak...
Pelabuhan Merak Tak Lagi Jadi Biang Kerok Kemacetan Saat Mudik 2024, Ini Alasannya
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved