RI Harus Waspada Meski Foreign Bondholders Tinggi

Kamis, 14 Agustus 2014 - 10:33 WIB
RI Harus Waspada Meski...
RI Harus Waspada Meski Foreign Bondholders Tinggi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menuturkan, meskipun peningkatan dari foreign bondholders di Indonesia saat ini tinggi sekitar 37%, namun Indonesia tetap harus waspada. Sebab bukan tidak mungkin suatu saat mereka hengkang dari Indonesia.

"Yang banyak masuk di capital account itu portfolio. Saya kira raise dari foreign bondholders itu sekarang tertinggi 37% dari biasanya 33-34% karena foreign appetite tinggi," katanya di kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (13/8/2014) malam.

Di satu sisi, lanjut dia, ini bagus. Artinya, mereka percaya namun di sisi lain hal ini harus didiversifikasi. "Karena kalau foreign holders-nya ketinggian dan suatu hari mereka ninggalin Indonesia itu akan menimbulkan gejolak," katanya.

Dia mengatakan, pemerintahan baru memiliki tugas untuk mengubah investasi tersebut yang masih berupa portfolio menjadi investasi real.

Sebab itu, pemerintah baru harus meningkatkan infrastruktur yang ada di Indonesia. Sebab hal tersebut menjadi kunci untuk arus modal dapat masuk.

"Paling enggak yang bisa dilakukan sekarang karena appetitenya sudah bagus dan kepercayaan sudah tinggi, dan pada pemerintahan baru confidence-nya makin kuat akan pindah dari jangka pendek ke jangka panjang," pungkas Chatib.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Mengintip Kelebihan...
Mengintip Kelebihan Investasi Obligasi Pemerintah di Tengah Ancaman Resesi
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Berita Terkini
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
13 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
36 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved