Jalur KA Sukabumi-Bogor Direhabilitasi

Selasa, 19 Agustus 2014 - 21:33 WIB
Jalur KA Sukabumi-Bogor...
Jalur KA Sukabumi-Bogor Direhabilitasi
A A A
SUKABUMI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) merehabilitasi jalur rel kereta api sepanjang 32 Km yang berada di perlintasan Sukabumi–Bogor. Pasalnya jaringan rel yang membentang di antara kedua wilayah tersebut rawan mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Direktur Komersil PT KAI Slamet Suseno menerangkan jalur rel yang tengah direhabilitasi itu meliputi perlintasan kereta api yang menghubungkan antara Stasiun Cisaat, Kabupaten Sukabumi dengan Staisun Bogor. Infrastruktur pendukung sarana transportasi massal tersebut kondisinya tidak layak untuk dilintasi karena rawan anjlok akibat gangguan bencana alam berupa longsor.

Disebutkannya, proses perbaikan lintasan kereta api itu meliputi penggantian material bantalan pada rel yang semula berbahan baku besi menjadi beton serta penguatan rangkaian rel kereta api. “Utamanya adalah mengganti bantalan. Diharapkan dengan bantalan rel yang terbuat dari beton ini akan lebih kokoh, meski berada di wilayah yang kondisi daerahnya rawan mengalami longsor,” ungkap Slamet.

Ditargetkan proses rehabilitasi itu selesai sebelum memasuki akhir tahun sehingga jalur rel ini tidak hanya bisa digunakan untuk lintasan kereta api jurusan Sukabumi–Bogor saja, tetapi bisa menghubungkan sampai ke Jakarta. Disamping itu dengan rehabilitasi ini juga, memungkinkan lintasan kereta api dapat dimanfaatkan sebagai lintasan kereta api barang.

“Selama ini kereta api di lintasan Sukabumi–Bogor hanya bisa melaju dengan kecepatan yang rendah yakni di bawah 50 Km/jam. Pasalnya jalur rel di wilayah itu tidak memungkinkan bagi kereta api untuk melaju dengan kecepatan tinggi. Tetapi jika kondisi jalurnya sudah baik karena direhabilitasi maka waktu tempuh kereta api bisa mencapai maksimal 70 Km/jam,” beber Slamet.

Lebih jauh Slamet menerangkan, saat ini PT KAI tengah merancang perlintasan kereta api untuk jalur baru yakni Sukabumi – Bekasi. Tepatnya jalur baru tersebut terhubung dari lintasan Stasiun Cisaat, Kabupaten Sukabumi hingga Stasiun Tambun, Bekasi. Rencana pembukaan jalur baru tersebut segera terwujud, karena PT KAI sudah melakukan penandatanganan dengan PT Semen Sukabumi.

“Perusahaan semen itu akan memanfaatkan lintasan baru jurusan Sukabumi – Bekasi sebagai jalur pendistribusian hasil produk atau bahan baku,” tuturnya.

Sebelumnya Bupati Sukabumi Sukmawijaya mengatakan keberadaan kereta api ini sangat penting karena menjadi solusi dalam mengurai kemacetan arus lalu lintas di jalan raya. “Selain itu armada transportasi ini juga sangat murah biayanya, terlebih lagi sangat nyaman bagi warga karena terhindar dari kemacetan,” ujar Sukmawijaya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved