Bos Alfamart Tangkap Peluang Bisnis Online

Rabu, 27 Agustus 2014 - 12:08 WIB
Bos Alfamart Tangkap...
Bos Alfamart Tangkap Peluang Bisnis Online
A A A
JAKARTA - Belanja produk kebutuhan sehari-hari melalui internet kini bukanlah hal yang mustahil. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT), pengelola ritel Alfamat menangkap peluang bisnis minimarket dengan online melalui kehadiran Alfaonline, yakni layanan berbelanja online milik Alfamart dengan alamat www.alfaonline.com.

Corporate Communication General Manager SAT, Nur Rachman optimis layanan ini memiliki prospek cerah. Melalui Alfaonline konsumen dapat memperoleh produk kebutuhannya tanpa harus datang ke toko.

“Produk yang dijual di Alfaonline pada umumnya saat ini serupa dengan yang ada di minimarket. Meskipun begitu, target belanja di Alfaonline berbeda segmen dengan yang ada di gerai Alfamart. Category product yang kami tawarkan kepada konsumen mengalami pengembangan dan peningkatan, dari hanya produk groceries, juga available produk-produk yang disesuaikan dengan trend belanja e-commerce saat ini, seperti baby's essential, gadget accessories, dsb,” ucapnya.

Ia mengatakan, Alfaonline menawarkan kemudahan berbelanja bagi konsumen dengan adanya dua sistem guna mendapatkan produk yang dibeli yakni pengambilan barang di toko dan pengiriman barang dengan jadwal tertentu.
“Melalui dua sistem ini konsumen dapat memilih apakah ingin produknya diantar atau mengambil sendiri di toko. Konsumen juga dapat memilih waktu pengambilan atau pengantaran barang sesuai dengan jadwal yang ada, “ jelas Nur Rachman.

Sejak diluncurkan pada 18 Februari 2013, hingga Juli 2014, Alfaonline sudah berada di 13 kota, yakni di Jabodetabek, Bandung, Klaten, Sidoarjo, Semarang, dan Yogyakarta. Sambutan positif masyarakat terhadap Alfaonline ditandai dengan jumlah pengunjung web Alfaonline per hari berkisar antara 2.000-2.500 visitors. Saat ini, yang tercatat sudah ada 20 ribu anggota.

“Average Basket Size konsumen juga mengalami peningkatan dari Rp50,000 menjadi Rp 75,000-80,000/hari,” ucapnya.

Menurut Nur Rachman, pengembangan Alfaonline pada tahun ini akan difokuskan di Pulau Jawa. Selain itu, pengembangan Alfaonline akan dilakukan melalui jenis produk yang dijual.

“Alfaonline akan dilengkapi dengan produk-produk sesuai dengan target marketnya, yakni pasutri dan anak serta akan menyediakan produk-produk yang hanya ada di Alfaonline dan tidak kita jual di Alfamart, contohnya power bank dan mainan anak,” ujarnya.

Ia berharap dengan pengadaan produk-produk yang variatif dapat meningkatkan jumlah transaksi Alfaonline.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Sumber Alfaria Trijaya...
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Raih Penghargaan DIA 2022
Emiten Pengelola Alfamart...
Emiten Pengelola Alfamart Siap Lunasi Obligasi Rp1 Triliun
Legal Alfamart Raih...
Legal Alfamart Raih Penghargaan Indonesian In-House Counsel Awards 2022
Buka Gerai Baru dan...
Buka Gerai Baru dan Perpanjang Sewa Toko, Alfamart Bakal Gelontorkan Rp4,4 Triliun
Emiten Pengelola Alfamart...
Emiten Pengelola Alfamart Cetak Kenaikan Laba 73% Saat Pandemi
Laba Bersih Naik 28%,...
Laba Bersih Naik 28%, Alfamart Kantongi Rp1,6 Triliun di Semester I-2023
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
13 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
36 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved