Jero Bantah Pemerintah Takut Naikkan Harga BBM
Senin, 01 September 2014 - 16:50 WIB
Jero Bantah Pemerintah Takut Naikkan Harga BBM
A
A
A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memutuskan bahwa hingga akhir pemerintahannya, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan.
Namun keputusan tersebut justru memunculkan anggapan bahwa pemerintah tidak berani menaikkan harga barang primadona tersebut.
Menanggapi hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik membantah bahwa pemerintahan SBY tidak berani menaikkan harga BBM bersubsidi. Sebab, selama satu dekade pemerintahan SBY telah menaikkan harga BBM subsidi selama empat kali.
"Program kenaikan harga BBM itu program di pemerintahan dari 2004, kemarin ada polemik seolah-olah SBY takut menaikkan harga BBM. Enggak takut. Buktinya sudah empat kali," ungkapnya saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Senin (1/9/2014).
Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya Jero justru yang pernah gagal dalam menaikkan harga BBM. Sebab keputusan tersebut ditentang oleh DPR.
"Jadi bukan gak pernah, empat kali sudah kita naikkan, yang gagal satu kali saya tuh, saya Menteri ESDM tahun 2012 sudah mau naikkan harga BBM kan tidak disetujui oleh DPR, saudara masih punya lah rekamannya, ada yang walk out ada yang demo, gak berhasil dinaikkan," papar Jero.
Mantan Menteri Budaya dan Pariwisata ini menilai, menaikkan harga BBM subsidi memang menjadi solusi untuk krisis BBM yang terjadi sekarang ini. Namun kenaikkan itu tidak bisa dilakukkan oleh pemerintahan yang masa jabatannya tinggal 1,5 bulan.
"Logikanya adalah harus dinaikkin, untuk yang sekarang masa jabatan Presiden SBY sisa 1,5 bulan, sulit timing-nya tidak tepat karena sudah naikkan BBM tahun 2013, dan 2014 abis naikkan TDL, inget kan?" tutup dia.
Namun keputusan tersebut justru memunculkan anggapan bahwa pemerintah tidak berani menaikkan harga barang primadona tersebut.
Menanggapi hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik membantah bahwa pemerintahan SBY tidak berani menaikkan harga BBM bersubsidi. Sebab, selama satu dekade pemerintahan SBY telah menaikkan harga BBM subsidi selama empat kali.
"Program kenaikan harga BBM itu program di pemerintahan dari 2004, kemarin ada polemik seolah-olah SBY takut menaikkan harga BBM. Enggak takut. Buktinya sudah empat kali," ungkapnya saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Senin (1/9/2014).
Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya Jero justru yang pernah gagal dalam menaikkan harga BBM. Sebab keputusan tersebut ditentang oleh DPR.
"Jadi bukan gak pernah, empat kali sudah kita naikkan, yang gagal satu kali saya tuh, saya Menteri ESDM tahun 2012 sudah mau naikkan harga BBM kan tidak disetujui oleh DPR, saudara masih punya lah rekamannya, ada yang walk out ada yang demo, gak berhasil dinaikkan," papar Jero.
Mantan Menteri Budaya dan Pariwisata ini menilai, menaikkan harga BBM subsidi memang menjadi solusi untuk krisis BBM yang terjadi sekarang ini. Namun kenaikkan itu tidak bisa dilakukkan oleh pemerintahan yang masa jabatannya tinggal 1,5 bulan.
"Logikanya adalah harus dinaikkin, untuk yang sekarang masa jabatan Presiden SBY sisa 1,5 bulan, sulit timing-nya tidak tepat karena sudah naikkan BBM tahun 2013, dan 2014 abis naikkan TDL, inget kan?" tutup dia.
(gpr)
Lihat Juga :