S&P dan Nasdaq Terkoreksi Dipicu Saham Apple

Kamis, 04 September 2014 - 08:36 WIB
S&P dan Nasdaq Terkoreksi...
S&P dan Nasdaq Terkoreksi Dipicu Saham Apple
A A A
NEW YORK - Indeks S&P 500 dan Nasdaq pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir terkoreksi dipicu menurunnya saham Apple. Selain itu, investor juga menahan taruhannya di pasar saham menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB).

Saham Apple (AAPL.O) anjlok 4,2% menjadi USD98,94 dan menjadi penurunan terburuk sejak 28 Januari 2014. Menurunnya saham Apple dipicu pelanggaran keamanan di layanan iCloud dan rivalnya, Samsung Electronic yang akan meluncurkan Galaxy Note 4 dengan teknologi Oculus VR.

Penurunan Apple membebani saham sektor teknologi. Indeks S&P 500 sektor teknologi (SPLRCT) terkoreksi 0,7% dan merupakan performa terburuk dari 10 komponen utama S&P.

"Pasar mengalami jeda hari ini. Ekonomi lebih baik dari yang diharapkan, tapi ada sedikit keraguan tentang pertemuan ECB mendatang," kata Kepala Strategi Pasar di Voya Investment Management Douglas Cote seperti dilansir Reuters, Kamis (4/9/2014).

Bank Sentral Eropa akan mengadakan pertemuan bulanan pada hari terkait program pembelian obligasi pada Kamis waktu setempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 10,72 poin atau 0,06% ke 17.078,28; indeks S&P 500 turun 1,55 poin atau 0,08% menjadi 2.000,73; dan Nasdaq Composite kehilangan 25,62 poin atau 0,56% menjadi berakhir pada 4.572,57.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
25 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
4 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved