Saran DPR untuk Perbesar Ruang Fiskal Pemerintahan Jokowi

Kamis, 11 September 2014 - 20:17 WIB
Saran DPR untuk Perbesar...
Saran DPR untuk Perbesar Ruang Fiskal Pemerintahan Jokowi
A A A
JAKARTA - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015 menyiratkan sedikitnya ruang fiskal untuk pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mengimplementasikan program-programnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Arif Budimanta mengatakan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan pemerintahan mendatang untuk memperbesar ruang fiskalnya.

Dia menyebutkan, cara tersebut yakni dengan memaksimalkan penerimaan salah satunya dengan pajak, efisiensi belanja, serta realokasi anggaran dari yang sifatnya konsumtif kepada hal yang produktif.

"Ya kan ada tiga yang membuat ruang fiskal gede. Satu meningkatkan penerimaan, yang kedua efektivitas dan efisiensi dari belanja, kemudian yang ketiga melakukan proses realokasi yang sifatnya konsumtif ke produktif. Kan gitu," tutur dia di Gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, peningkatan penerimaan dapat dimaksimalkan melalui pajak. Menurutnya hampir semua sektor dapat meningkatkan kapasitas penerimaannya.

"Hampir seluruh sektor masih di bawah kapasitas normal ya. Katakanlah saat ini, sektor pertanian, pertambangan itu masih digenjot lagi," terang dia.

Sementara untuk realokasi anggaran, salah satunya dengan menggeser alokasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). "Ya itu juga, produktif langsung dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk pendidikan, kesehatan. Penambahan modal untuk aktivitas usaha, pembelian gabah petani," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
58 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved