Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi Subordinasi BNII
Senin, 15 September 2014 - 10:46 WIB
Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi Subordinasi BNII
A
A
A
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap I/2014 PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) menjadi idAA dari sebelumnya idAA+.
Analis Pefindo Gary Hannify mengatakan, perubahan peringkat tersebut karena penerapan metodologi Pefindo yang baru mengenai obligasi subordinasi, yang diterbitkan bank berdasarkan Peraturan 15/12/PBI/2013 sesuai dengan Basel III.
"Di mana, Pefindo menetapkan penurunan peringkat minimum dua tingkat dari peringkat bank tersebut," kata dia dalam rilisnya, Senin (15/9/2014).
Selain itu, Pefindo menegaskan peringkat idAAA untuk BNII dan Obligasi Berkelanjutan I/2011. Pada saat yang sama, Pefindo juga memberikan peringkat idAAA(sy) untuk Sukuk Berkelanjutan I/2014 dan idAA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I/2011 dan Obligasi Subordinasi I/2011.
Per akhir semester I tahun ini, BNII menyediakan layanan perbankan melalui 659 kantor cabang. Adapun saham perseroan dimiliki Sorak Financial Holdings Pte Ltd sebanyak 45,02%, Maybank Offshore Corporate Service (Labuan) Sdn Bhd sekitar 33,96%, UBS AS cabang London senilai 18,31% dan sisanya 2,71% dimiliki publik.
Sementara BNII memiliki 62% saham di perusahaan pembiayaan sepeda motor, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) dan perusahaan pembiayaan mobil, PT BII Finance Center mencapai 99,99%.
Analis Pefindo Gary Hannify mengatakan, perubahan peringkat tersebut karena penerapan metodologi Pefindo yang baru mengenai obligasi subordinasi, yang diterbitkan bank berdasarkan Peraturan 15/12/PBI/2013 sesuai dengan Basel III.
"Di mana, Pefindo menetapkan penurunan peringkat minimum dua tingkat dari peringkat bank tersebut," kata dia dalam rilisnya, Senin (15/9/2014).
Selain itu, Pefindo menegaskan peringkat idAAA untuk BNII dan Obligasi Berkelanjutan I/2011. Pada saat yang sama, Pefindo juga memberikan peringkat idAAA(sy) untuk Sukuk Berkelanjutan I/2014 dan idAA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I/2011 dan Obligasi Subordinasi I/2011.
Per akhir semester I tahun ini, BNII menyediakan layanan perbankan melalui 659 kantor cabang. Adapun saham perseroan dimiliki Sorak Financial Holdings Pte Ltd sebanyak 45,02%, Maybank Offshore Corporate Service (Labuan) Sdn Bhd sekitar 33,96%, UBS AS cabang London senilai 18,31% dan sisanya 2,71% dimiliki publik.
Sementara BNII memiliki 62% saham di perusahaan pembiayaan sepeda motor, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) dan perusahaan pembiayaan mobil, PT BII Finance Center mencapai 99,99%.
(rna)
Lihat Juga :