OJK Kembangkan Pendalaman Pasar Modal

Kamis, 25 September 2014 - 11:47 WIB
OJK Kembangkan Pendalaman...
OJK Kembangkan Pendalaman Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan bahwa OJK melakukan pengembangan market deepening atau pendalaman pasar agar sektor keuangan bisa lebih likuid dan bersaing di pasar regional maupun internasional.

"Tentunya ini tidak bisa terlepas dari suplai yang cukup dari sisi produk dan demand yang cukup mendukung dengan kondisi investor yang banyak. Jika pasar modal bisa tumbuh baik, ini tidak terlepas dari sistem yang ada di infrastruktur," ujar dia di Jakarta, Kamis (25/9/2014)

Terkait market deepening, dia menuturkan, OJK sudah merancang adanya demand side, yaitu investor. Pasalnya, jika berbicara soal investor, tentu bicara masalah investor individu ataupun institusi.

"Ini akan jelas ketika ingin kembangkan investor institusi terkait perbankan, asuransi, dan dana pensiun, dan perusahaan pembiayaan," ujarnya.

Nurhaida menjelaskan, dalam komposisi ini, juga ada supply side yang berbicara untuk meningkatkan jumlah emiten pasar saham.

"Di sini, kita akan berbicara soal bagaimana meningkatkan emiten di pasar saham ataupun corporate dan jenis produk juga harus diperbanyak agar bisa digunakan sebagai alternatif investasi oleh asuransi perbankan dan dana pensiun di dalam negeri," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
7 menit yang lalu
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis IndonesiaJepang Percepat Investasi High-Tech
1 jam yang lalu
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
1 jam yang lalu
Influencer Sebut Rupiah...
Influencer Sebut Rupiah Ambruk Untungkan Indonesia, Ekonom: Menyesatkan
3 jam yang lalu
PGTC 2026 Perkenalkan...
PGTC 2026 Perkenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa
4 jam yang lalu
BRI Resmikan Kick-Off...
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026 untuk Dorong Transformasi Desa 5.0
4 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved