Berau Coal Sepakati Renegosiasi Kontrak Tambang

Jum'at, 26 September 2014 - 16:28 WIB
Berau Coal Sepakati...
Berau Coal Sepakati Renegosiasi Kontrak Tambang
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan bahwa PT Berau Coal pemegang perjanjian karya pengusahaan batu bara (PKP2B) telah menyepakati renegosasi kontrak pertambangan.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Tjahjono Setiabudi mengatakan, penandatanganan nota amanedemen kontrak dilakukan oleh Dirjen Minerba Kementerian ESDM Sukhyar dan Presiden Direktur Berau Amir Sambodo.

“Sudah disepakati renegosaisi dan tandatangan MoU pagi tadi,” kata dia di kantor Dirjen Minerba, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Dia menurutkan, kesepakatan tersebut, antara lain penciutan luas lahan. Diketahui Berau mempunyai konsesi seluar 118.400 hektare (ha), dengan tiga lokasi tambang di Kabupaten Berau Kalimantan Timur, yakni Lati, Binungan dan Sambrata. Dari kesepakatan renegosiasi luas wilayah menjadi 108.009 ha.

"Luas wilayah yang disetujui berkurang 10.391 ha. Jadi, sekarang wilayahnya sekitar 108.009 hektare,” ujarnya.

Dia menuturkan, konsesi Berau banyak yang terkendala pengelolaannya, seperti tumpang tindih dan ada yang belum memiliki izin pengelolaan dari Kementerian Kehutanan.

“Kami berharap ini segera selesai, sehingga bisa garap wilayah tersebut,” kata dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Australia Raih...
BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030
BUMA Australia Peroleh...
BUMA Australia Peroleh Kontrak Jasa Tambang Saraji Senilai Rp598,7 Miliar
DOID Raih Kontrak Tambang...
DOID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Freeport Minta Perpanjangan...
Freeport Minta Perpanjangan Kontrak Tambang Meski 2041 Masih Lama, Begini Kata Menteri ESDM
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
38 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
56 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved