Antam Mulai Commissioning Fasilitas Proyek Pomalaa

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 12:29 WIB
Antam Mulai Commissioning...
Antam Mulai Commissioning Fasilitas Proyek Pomalaa
A A A
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah memulai commissioning fasiltas pelabuhan (jetty), belt conveyor, dan pemurnian pabrik, yang menjadi bagian dari Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP). Hingga akhir Agustus 2014, engineering, procurement, and construction (EPC) progress P3FP telah mencapai 68%.

Direktur Utama Antam Tato Miraza mengatakan, dimulainya commissioning sejumlah fasilitas dari P3FP menunjuk bahwa penyelesaian sesuai dengan jadwal.

"Dengan estimasi penyelesaian keseluruhan proyek akhir 2015 dan didukung ekspektasi peningkatan harga nikel di tahun-taun mendatang, kami yakin bahwa proyek ini akan memberikan imbal hasil dan profitabilitas yang signifikan bagi perusahaan," kata dia dalam rilisnya, Jumat (3/10/2014).

Dimulainya commissioning fasilitas pelabuhan yang baru di Pomalaa, perseroan berharap proses unloading bijih nikel untuk kebutuhan umpan pabrik akan lebih cepat dan efisien. Fasilitas pelabuhan tersebut merupakan paket 1 dari keseluruhan 8 paket P3FP. Fasilitas pelabuhan yang baru memiliki kapasitas 12.000 DWT dan unloading rate sebesar 2x500 ton per jam.

Sementara fasilitas belt conveyor sepanjang 4 kilometer (km) yang dibangun bertujuan menggantikan dump truck yang sebelumnya digunakan untuk sarana transportasi bijih nikel dan batu bara dari pelabuhan ke pabrik.

Selain itu, penggunaan belt conveyor juga untuk meningkatkan aspek keselamatan kerja dalam hal pengangkutan bijih nikel dan batu bara. Fasilitas belt conveyor merupakan paket 2 dari keseluruhan 8 paket P3FP.

Adapun fasilitas pemurnian pabrik yang merupakan bagian dariP3FP akan meningkatkan jumlah fasilitas pemurnian menjadi 2 unit dari sebelumnya 1 unit. Melalui penambahan fasilitas pemurnian ini, maka operasional pemurnian pabrik menjadi lebih fleksibel seiring dengan peningkatan produksi feronikel. Fasilitas refining merupakan paket 3 dari keseluruhan 8 paket P3FP.

Seiring dengan selesainya P3FP, perseroan berharap tingkat produksi feronikel dapat meningkat menjadi 27.000-30.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun.

Penyelesaian proyek ini juga akan menurunkan tingkat biaya tunai pabrik feronikel di Pomalaa, sehingga ke depannya, perusahaan tambang plat merah ini akan menjadi salah satu produsen feronikel dengan tingkat biaya produksi paling rendah.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Cari Emas hingga Nikel,...
Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Duit Rp38,11 Miliar di Kuartal III
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Silau Man! Antam Raup...
Silau Man! Antam Raup Rp19 Triliun dari Jualan Emas di 2020
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
18 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
30 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
46 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
2 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved