BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham PKPK

Senin, 06 Oktober 2014 - 10:33 WIB
BEI Hentikan Sementara...
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham PKPK
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK).

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Non Group BEI Arif M Prawirawinata mengatakan, suspensi tersebut dilakukan karena belum terpenuhinya kewajiban perseroan atas pembayaraan sanksi denda yang wajib dipenuhi paling lambat pada akhir pekan lalu (3/10/2014).

"Sebagaimana surat Bursa tanggal 19 September 2014 perihal Peringatan Tertulis II dan Denda, maka Bursa memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar reguler dan tunai mulai sesi I perdagangan efek hari ini," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Senin (6/10/2014).

Sebelumnya, BEI pada Agustus telah melayangkan peringatan tertulis I kepada 23 emiten, termasuk PKPK lantaran belum menyampaikkan laporan keuangan per Juni 2014.

Terkait sanksi ini, Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disamapikan terkait PT perdana Karya Perkasa Tbk.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
9 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
15 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
19 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved