Pembangunan Konstruksi Beton Properti Makin Canggih

Rabu, 08 Oktober 2014 - 06:19 WIB
Pembangunan Konstruksi...
Pembangunan Konstruksi Beton Properti Makin Canggih
A A A
JAKARTA - Sekretaris Umum Ikatan Pracetak dan Prategang Indonesia (IAPPI), Hari Nugraha Nurjaman mengatakan, pembangunan konstruksi beton di sektor properti sudah semakin canggih.

Apalagi, pemanfaatannya semakin efisien dengan teknologi pracetak. "Saya kira teknologi kita di Indonesia juga sudah semakin maju, sehingga kontruksi kita di sektor properti juga semakin berkembang. Bahkan, perusahaan BUMN beton pracetak kita sudah ada yang go international," ungkapnya, Selasa (7/10/2014).

Menurut Hari, investasi di sektor properti juga harus didukung terutama oleh pemerintah. Di masa 1990-an atau era Soeharto pertumbuhan kontruksi di dalam negeri sangat cepat. Hal itu didukung penyerapan besar-besaran di sektor belanja konstruksi nasional.

"Dahulu zamannya Soeharto, kontruksi itu besar sekali. Karena memang saat itu pemerintah kita belanjanya besar-besaran di sektor itu," ujarnya.

"Sangat berbeda dengan sekarang, kondisi perpolitikan membuat investor juga wait and see baru mau membangun. Belum lagi belanja modal pemerintah di sektor ini rata-rata tidak sampai 80% penyerapannya," papar Hari.

Sebagai informasi, sejak tahun 2012 penerapan sistem beton pracetak telah memiliki pangsa pasar dalam negeri sebanyak 25% dari total pemakaian kontruksi di Indonesia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duet Aswandi-Desiderius...
Duet Aswandi-Desiderius Viby Indrayana Pimpin ASPEKNAS
Dihantam Pandemi Covid-19,...
Dihantam Pandemi Covid-19, Pengusaha Konstruksi Ini Mampu Bertahan
Bisnis Konstruksi Terkendala...
Bisnis Konstruksi Terkendala Pandemi, Totalindo Tetap Bertahan
Mendorong Percepatan...
Mendorong Percepatan Regulasi dan Akses UMKM dalam Sektor Konstruksi
Penguatan Konstruksi...
Penguatan Konstruksi Industri dan Komersial Dorong Surabaya Jadi Pusat Bisnis Megapolitan
Sektor Jasa Konstruksi...
Sektor Jasa Konstruksi Kena Imbas Pelemahan Kurs Rupiah, Ini Tantangannya
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
24 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
57 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved