Ini Prioritas Lutfi Sebelum Lengser

Rabu, 08 Oktober 2014 - 14:40 WIB
Ini Prioritas Lutfi...
Ini Prioritas Lutfi Sebelum Lengser
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengaku, stabilisasi harga dan genjot ekspor menjadi prioritas utama di sisa masa jabatannya yang tinggal dua pekan lagi.

Menurutnya, stabilitas harga terutama harga pangan telah dapat diatasi dengan kerja sama dan komunikasi yang baik antar kementerian terkait.

"Kan begini, target saya dua, stabilisasi harga dan genjot ekspor. Kalau stabilisasi harga kemarin sepertinya dengan kerja sama yang baik, komunikasi yang baik dengan seluruh kementerian, kita bisa jaga inflasi, terutama dari pangan," tuturnya di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Rabu (8/10/2014).

Menurutnya, saat ini yang tengah gencar dilakukannya adalah peningkatan ekspor. Namun seperti telah diketahui, saat ini tengah terjadi penurunan harga barang komoditas seperti crude palm oil (CPO).

"Nah yang kedua kita musti genjot ekspor. Seperti diketahui biar bagaimanapun, karena harga komoditas menurun, dan Indonesia penjualan salah satu yang besar adalah CPO, karet dan kayu adalah barang daripada komoditas nasional," jelas dia.

Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menerangkan, harga batu bara dalam dua bulan terakhir mengalami penurunan 7%, sementara harga kelapa sawit mengalami penurunan sebesar 20%.

"Saya utarakan sekali lagi, harga batu bara dalam dua bulan terakhir hilang 7%, harga komoditas kelapa sawit awal tahun itu USD970, sekarang hanya USD720. Berarti lebih dari 20% penurunannya. Sebab itu, ini yang kita kejar,” terang Lutfi.

Mendag menegaskan bahwa pihaknya harus all out untuk memasarkan produk Indonesia dengan sangat baik.

Sebab, tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) melemah, namun tidak diikuti dengan penurunan harga komoditas.

"Karena saya ingatkan, begitu trade balance itu membesar defisitnya, ini akan menyebabkan indikasi ekonomi yang lain. Sebab itu, tahun-tahun sebelumnya meski rupiah melemah, tapi harga komoditas menurun. Sekarang harga komoditas menurun," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
25 menit yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
31 menit yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
54 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
1 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
1 jam yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved