Sektor Hulu Rumput Laut Perlu Diperkuat

Rabu, 08 Oktober 2014 - 15:50 WIB
Sektor Hulu Rumput Laut...
Sektor Hulu Rumput Laut Perlu Diperkuat
A A A
JAKARTA - Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) menilai penguatan sektor hulu rumput laut perlu lebih diperkuat untuk menghadapi hilirisasi dan tantangan-tantangan yang datangnya dari dalam maupun luar.

Rumput Laut Nasional kian berkembang seiring dengan misi awal yang diusung untuk mengentaskan kemiskinan, menyerap tenaga kerja, menjaga kelestarian lingkungan dan penghasil devisa serta mensejahterakan petani dan pembudidaya.

“Sebelum hilirisasi, sektor hulunya harus kuat terlebih dahulu,” ungkap Ketua Umum ARLI, Safari Azis dalam rilisnya, Rabu (8/10/2014).

Menurut Safari, permasalahan pengembangan rumput laut di sektor hulu meliputi program Riset and Development yang masih minim, tata ruang, ketetapan dan kewajaran harga bagi petani hingga keterjaminan pasarnya.

Saat ini, kata dia, pengunaan rumput laut belum dikonsumsi dan dimanfaatkan secara optimal di dalam negeri. Selain itu, rumput laut juga harus bersaing dengan pengenyal, pembersih dan pengemulsi lainnya yang berasal dari tumbuhan dan hewan.

“Perlu ada ketentuan zonasi karena area budidaya rumput laut bersinggungan dengan area wisata seperti yang terjadi di Bali atau dengan area rencana pembangunan smelter di Makassar,” ungkap Safari.

Permasalahan lainnya adalah ketetapan harga jual petani yang bersinggungan dengan harga beli industri yang tidak sesuai dengan harga internasional.

“Sekarang ini petani dapat dengan mudah mengakses harga di pasaran internasional, sehingga serapan industri yang cenderung lebih rendah kemungkinan karena petani lebih memilih untuk melakukan ekspor,” terang safari.

Atas permasalahan tersebut, ARLI tetap mengusulkan adanya Roadmap khusus untuk komoditas Rumput Laut, sehingga diharapkan dengan roadmap tersebut langkah yang diambil bisa lebih tepat demi penguatan rumput laut di sektor hulu hingga hilir.

“Dengan Roadmap bisa jelas angka konsumsi dalam negeri seperti apa, olahannya bagaimana juga berapa jumlah dan nilai yang diekspornya, serta angka potensi yang bisa dikembangkan lagi seperti apa. Datanya harus jelas, sebelum hilirisasi, kondisi hulunya juga perlu penguatan,” papar Safari.

Menurut dia, bila sektor hulu rumput laut tidak dijaga maka misi untuk mengentaskan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja hingga kesejahteraan petani akan menjadi sia-sia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
10 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
24 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
24 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
37 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
50 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved