Bank Permata Siapkan Obligasi Rp1 Triliun Demi Permodalan

Kamis, 09 Oktober 2014 - 05:12 WIB
Bank Permata Siapkan...
Bank Permata Siapkan Obligasi Rp1 Triliun Demi Permodalan
A A A
JAKARTA - PT Bank Permata Tbk (BNLI) siap menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi subordinasi tahap II senilai Rp1 triliun.

Rencana perseroan ini sebagai bagian dari penambahan modal tahun ini dengan penerbitan subdebt dan penawaran saham terbatas (rights issue) dengan target dana hingga Rp4 triliun.

Plt Direktur Utama BNLI Roy Arfandy mengatakan rencana penambahan modal tersebut akan masuk dalam rencana bisnis bank (RBB). Ditargetkan pendanaan ini dapat tercapai pada November mendatang. Setidaknya diperkirakan perseroan akan menerbitkan subdebt senilai kurang lebih Rp1 triliun dan rights issue dengan target dana Rp3 triliun.

"Dari subdebt kami targetkan mempertahankan level capital adequacy ratio (CAR) sebesar 16% Target ini sesuai kebutuhan modal dan melihat pertumbuhan kredit. Selain itu, kami juga akan tetap memantau kondisi makro ekonomi," ujar Roy di Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Dia mengatakan perseroan telah menerbitkan PUB obligasi tahap I senilai Rp860 miliar pada tahun lalu. Dari total nilai pokok obligasi, sebesar Rp406 miliar akan dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) dan sisanya akan dijamin dengan kesanggupan terbaik (best effort). "Tingkat bunga yang ditawarkan 11,75% per tahun," ujarnya.

Jangka waktu obligasi subordinasi perseroan akan jatuh tempo dalam kurun waktu tujuh tahun. Obligasi akan jatuh tempo dan dilunasi dengan harga sama dengan jumlah pokok pada tanggal pelunasan, yaitu pada 24 Oktober 2021. Perseroan telah mendapatkan hasil pemeringkatan obligasi subordinasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada September tahun ini dengan peringkat AA.

"Dana hasil penawaran umum akan diperlukan sebagai modal pelengkap dan digunakan untuk mebiayai aktiva produktif dalam rangka pengembangan usaha perseroan," ujarnya.

Masa penawaran obligasi akan berlangsung pada 20 – 21 Oktober 2014 dan masa penjatahan akan dilaksanakn pada 22 Oktober 2014.Sementara itu, tanggal pembayaran investor akan dilaksanakan pada 23 Oktober 2014, sedangkan distribusi obligasi secara elektronik dilaksnakan pada 24 Oktober 2014.Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia, 27 Oktober 2014.

Dia juga mengatakan perseroan memberikan fasilitas cash management selaku rekanan bagi para Authorized Dealer Telkomsel. Kemitraan integratif dengan Telkomsel diharapkan membuat Bank Permata menjadi bank penerima pembayaran voucher.

Perseroan siap memberikan solusi bagi korporasi dalam hal account services, penerimaan, pengelolaan dana dan pembayaran. Selain itu, Permata juga memberikan layanan dalam bentuk rekening penerimaan collection prepaid dari mitra diler, internet banking serta produk cash management lainnya bagi Telkomsel.

Kemitraan dengan Telkomsel juga menjajaki kerja sama layanan Closed User Group (CUG) yang merupakan layanan corporate business solutions bagi pelanggan korporasi untuk efisiensi biaya komunikasi dalam grup perusahaan.

Dia menambahkan, kedua belah pihak juga tengah menjajaki potensi kerja sama layanan Blackberry Enterprise Solutions yang merupakan layanan corporate business solutions untuk mengintegrasikan electronic mail dengan Blackberry Handheld.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Permatabank Tumbuh...
Laba Permatabank Tumbuh 24,2% di Smester I 2020
Bank Permata Naik Jadi...
Bank Permata Naik Jadi BUKU 4 Akhir Tahun 2020
Permata Learning Week...
Permata Learning Week Gelar 16 Sesi Secara Hybrid dari Permata Bank Bintaro
Bangkok Bank Akuisisi...
Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata Rp33,66 Triliun
Diakusisi Bangkok Bank,...
Diakusisi Bangkok Bank, Bank Permata Perkuat Kinerja
Bank Permata Terima...
Bank Permata Terima Dividen Rp193 Miliar dari Anak Perusahaan
Berita Terkini
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
9 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
9 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved