Pasar Apartemen Palembang Semakin Agresif

Rabu, 15 Oktober 2014 - 18:37 WIB
Pasar Apartemen Palembang...
Pasar Apartemen Palembang Semakin Agresif
A A A
PALEMBANG - Manajemen Rajawali Royal Apartment menilai, pasar apartemen di Palembang cukup agresif. Terbukti, pasca groundbreaking (pembangunan awal) yang diresmikan 13 September 2014, permintaan terus meningkat hingga kini.

"Saat ini pemesanan sudah tercatat 25% untuk tower A. Tipe yang paling banyak diburu yaitu tipe studio dan tipe tiga kamar tidur untuk keluarga," ungkap Manager Marketing Rajawali Royal Apartment Giri Susanto, Rabu (15/10/2014).

Pihaknya memang baru menawarkan tower A. Rencananya apartemen yang berlokasi di kawasan bisnis ini akan dibangun empat tower.

Untuk tahap pertama dibangun tower A dengan 585 unit yang terdiri dari beberapa tipe. Antara lain tipe studio, tipe satu kamar tidur, dua kamar tidur, dan tiga kamar tidur.

"Pembangunannya bertahap selama tiga tahun. Saat ini alat berat sudah mulai beraktivitas," bebernya.

Sebagai upaya meningkatkan penjualan, pihaknya tetap memberikan penawaran menarik bagi calon konsumen. Setiap pembelian satu unit tipe tiga kamar tidur akan mendapatkan hadiah langsung tanpa diundi berupa mobil Innova.

Sementara, untuk pembelian unit dua kamar tidur akan mendapatkan mobil Toyota Avanza. "Meski permintaan tinggi, kami sediakan masing-masing lima unit Innova dan Avanza. Saat ini sudah sold sebanyak empat unit mobil," terangnya.

Selain itu, digelar pula pameran properti di Palembang Indah Mal pada 17-27 Oktober agar bisa memasarkan lebih luas ke masyarakat.

Adapun harga yang ditetapkan mulai dari Rp350 juta sampai Rp1,3 miliar per unit sesuai tipe. Harga yang ditawarkan ini menurutnya terbilang murah untuk apartemen yang berada di pusat kota.

"Untuk sistem pembayaran, kami sediakan dengan empat cara, yakni cash, cash berjangka satu tahun, dua tahun, serta tiga tahun," imbuh Giri.

Rajawali Royal Apartemen berkonsep one stop living di jantung kota, tepatnya di Jalan Rajawali depan Hotel Grand Zuri.

Fasilitas yang diberikan sangat lengkap dengan tata ruang modern. Keberadaannya terintegrasi dengan pusat perbelanjaan dan hiburan. Saat ini, di kompleks Rajawali Royal Apartement sudah beroperasi XO Restaurant, Princess Syahrini Family KTV, dan Boycott Billiard.

Selanjutnya, ada restoran Bebek Tepi Sawah, Liberica Coffee, dan Qua Li Noodle & Rice. "Hal ini tentu menjadi daya tarik bagi masyarakat," ucapnya.

Wakil Wali Kota Palembang Harnojoyo sebelumnya menyatakan, hadirnya Rajawali Royal Apartement yang dikembangkan City Icon ini menjadi bukti Palembang semakin berkembang dan diminati investor untuk menanamkan modalnya.

"Diharapkan bisa memenuhi kebutuhan hunian masyarakat kita seiring berkurangnya lahan," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
50 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved