Atasi Kemiskinan, Jokowi Diminta Cabut Subsidi BBM

Senin, 20 Oktober 2014 - 19:03 WIB
Atasi Kemiskinan, Jokowi...
Atasi Kemiskinan, Jokowi Diminta Cabut Subsidi BBM
A A A
JAKARTA - Untuk mengatasi masalah kemiskinan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta berani mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ekonom dari Institute of Development for Economic and Finance (Indef) Aviliani menuturkan, pencabutan subsidi BBM sebagai salah satu cara untuk mengatasi kemiskinan.

"Ya, pertama subsidi BBM. Kalau dicabut otomatis Rp300 triliun itu bisa mengatasi kemiskinan," ujarnya kepada Sindonews, Senin (20/10/2014).

Dia mengatakan, nantinya subsidi tersebut dipindahkan dari subsidi barang menjadi subsidi orang. Sehingga, masyarakat kelas bawa benar-benar bisa merasakan subsidi tersebut.

"Pasti memang ada dampak bagi kelas menengah, tapi kelas menengah masih punya kemampuan walaupun kena dampak sedikit," tambahnya.

Aviliani mengatakan, saat ini angkatan kerja di Indonesia masih didominasi angkatan sekolah dasar (SD).

Sebab itu, Jokowi harus memberikan insentif kepada swasta agar dapat menciptakan lapangan kerja atau dengan melakukan program padat karya.

"Pemerintah yang melakukan ini melalui Pemda (pemerintah daerah). Jadi, kalau itu bisa diselesaikan akan luar biasa. Swasta itu yang penting iklim usahanya bagus," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
4 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
5 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
6 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
6 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
7 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
7 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved