168 Saham Melemah, IHSG Susut 0,55% ke 5.075
Jum'at, 24 Oktober 2014 - 11:48 WIB
168 Saham Melemah, IHSG Susut 0,55% ke 5.075
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari terakhir pekan ini masih bertahan di teritori merah. IHSG susut 28,20 poin atau 0,55% ke level 5.075,32.
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG terkoreksi 3,64 poin atau 0,07% ke level 5.099,88.
Sementara IHSG kemarin ditutup reli dan melewati level 5.100. IHSG menguat 29,19 poin atau 0,58% ke level 5.103,52. Penguatan tersebut di tengah terkoreksinya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia masih variatif.
Indeks Hang Seng melemah 33,10 poin atau 0,14% ke 23.300,08; indeks Nikkei 225 menguat 139 poin atau 0,92% ke 15.278; indeks Shanghai naik 6,47 poin atau 0,28% ke 2.308,88; dan indeks Straits Times melemah 13,42 poin atau 0,41% ke 3.222,89.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,71 triliun dengan 2,07 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp401,67 miliar. Tercatat 91 saham naik, 168 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri, yang anjlok 1,18%, diikuti onsumer yang susut 1,00%. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang melonjak 1,79%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp400 menjadi Rp56.625, PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp100 menjadi Rp2.200, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melonjak Rp50 menjadi Rp5.850.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok Rp100 menjadi Rp5.700, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp6.625, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp50 menjadi Rp6.375.
(Baca: Rencana Kenaikan BBM Picu Koreksi IHSG)
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG terkoreksi 3,64 poin atau 0,07% ke level 5.099,88.
Sementara IHSG kemarin ditutup reli dan melewati level 5.100. IHSG menguat 29,19 poin atau 0,58% ke level 5.103,52. Penguatan tersebut di tengah terkoreksinya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia masih variatif.
Indeks Hang Seng melemah 33,10 poin atau 0,14% ke 23.300,08; indeks Nikkei 225 menguat 139 poin atau 0,92% ke 15.278; indeks Shanghai naik 6,47 poin atau 0,28% ke 2.308,88; dan indeks Straits Times melemah 13,42 poin atau 0,41% ke 3.222,89.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,71 triliun dengan 2,07 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp401,67 miliar. Tercatat 91 saham naik, 168 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri, yang anjlok 1,18%, diikuti onsumer yang susut 1,00%. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang melonjak 1,79%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp400 menjadi Rp56.625, PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp100 menjadi Rp2.200, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melonjak Rp50 menjadi Rp5.850.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok Rp100 menjadi Rp5.700, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp6.625, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp50 menjadi Rp6.375.
(Baca: Rencana Kenaikan BBM Picu Koreksi IHSG)
(rna)
Lihat Juga :