Gobel: PR Kemendag Banyak Jelang 2015

Selasa, 28 Oktober 2014 - 16:20 WIB
Gobel: PR Kemendag Banyak...
Gobel: PR Kemendag Banyak Jelang 2015
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan, pekerjaan rumah (PR) yang dihadapi Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat ini sangatlah banyak.

Dia menyebutkan, berbagai pertemuan ekonomi tingkat regional yang akan terjadi dalam waktu dekat ini, membutuhkan penanganan dari pihaknya.

"PR-nya banyak sekali. Kan kita bulan depan APEC, G20, MEA, persiapan untuk itu," ungkap Gobel di Gedung Kemenko Perekonomian, Selasa (28/10/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, permasalahan ketersediaan pangan jelang tahun baru juga menjadi masalah yang harus dihadapinya. Sebab, ketersediaan pangan menjadi masalah krusial yang butuh penanganan khusus.

"Kita sedang melihat kembali kesiapan kita memasuki MEA itu apa aja. Bagaimana posisi Indonesia sebetulnya, posisi industri nasional kita," tutur dia.

Terlebih, lanjutnya, pasar Indonesia merupakan yang paling besar di ASEAN. Sebab itu, dia mengaku akan melakukan koordinasi dengan Menteri Perindustrian dan Menteri BUMN.

"Pasar kita paling besar di ASEAN, terus bisa mengisi kekosongan itu tadi, dalam hal industri tadi saya melakukan koordinasi dengan Menperin, Menpangan dan BUMN, saya lagi minta waktu untuk semuanya," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
21 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
55 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved