Wall Street Menguat Lebih dari 1% Dipicu Kinerja Emiten
Rabu, 29 Oktober 2014 - 09:02 WIB
Wall Street Menguat Lebih dari 1% Dipicu Kinerja Emiten
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berakhir menguat lebih dari 1%, dengan indeks S&P 500 berakhir di atas rata-rata 50 hari perdagangan untuk kali pertama dalam hampir sebulan.
Penguatan tersebut didukung kinerja emiten, sehingga meredam kekhawatiran terhadap prospek perusahaan Amerika Serikat (AS).
Sebanyak 10 sektor saham di indeks S&P 500 menguat, dengan sektor energi membukukan kenaikan tertinggi sebesar 2,2%. Sedangkan Philadelphia SE Oil Service index (OSX) naik 3,4%.
Mayoritas perusahaan AS melaporkan hasil kuartal III di atas ekspektasi analis, sehingga meredakan kekhawatiran tentang dampak dari menguatnya USD dan melemahnya permintaan global. Sentimen positif lainnya adalah data consumer confidence, yang menguat tertinggi sejak Oktober 2007.
Saham Amgen Inc mendaki 6,1% menjadi USD157,19, menjadi saham dengan eknaikan tertinggi di indeks S&P 500 dan Nasdaq
"Kami belum melihat perusahaan-perusahaan global besar melakukan penurunan prospek mereka karena menguatnya USD atau sentimen lainnya, sehingga menguatnya laba bersih mendukung kenaikan," kata Manager Capital Advisors Channing Smith seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/10/2014).
Adapun ssaham yang membukukan kenaikan tertinggi adalah Amgen Inc, yang mendaki 6,1% menjadi USD157,19, menjadi saham dengan kenaikan tertinggi di indeks S&P 500 dan Nasdaq.
Namun, Sejumlah emiten besar yang mencetak laba yang cukup mengecewakan, seperti Twitter Inc (TWTR.N) turun 9,8% menjadi USD43,78 setelah membukukan penurunan pada kuartal III.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup naik 187,81 poin atau 1,12% ke 17.005,75; indeks S&P 500 naik 23,42 poin atau 1,19% ke 1.985,05; dan Nasdaq Composite (IXIC) menguat 78,36 poin atau 1,75% ke 4.564,29.
Penguatan tersebut didukung kinerja emiten, sehingga meredam kekhawatiran terhadap prospek perusahaan Amerika Serikat (AS).
Sebanyak 10 sektor saham di indeks S&P 500 menguat, dengan sektor energi membukukan kenaikan tertinggi sebesar 2,2%. Sedangkan Philadelphia SE Oil Service index (OSX) naik 3,4%.
Mayoritas perusahaan AS melaporkan hasil kuartal III di atas ekspektasi analis, sehingga meredakan kekhawatiran tentang dampak dari menguatnya USD dan melemahnya permintaan global. Sentimen positif lainnya adalah data consumer confidence, yang menguat tertinggi sejak Oktober 2007.
Saham Amgen Inc mendaki 6,1% menjadi USD157,19, menjadi saham dengan eknaikan tertinggi di indeks S&P 500 dan Nasdaq
"Kami belum melihat perusahaan-perusahaan global besar melakukan penurunan prospek mereka karena menguatnya USD atau sentimen lainnya, sehingga menguatnya laba bersih mendukung kenaikan," kata Manager Capital Advisors Channing Smith seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/10/2014).
Adapun ssaham yang membukukan kenaikan tertinggi adalah Amgen Inc, yang mendaki 6,1% menjadi USD157,19, menjadi saham dengan kenaikan tertinggi di indeks S&P 500 dan Nasdaq.
Namun, Sejumlah emiten besar yang mencetak laba yang cukup mengecewakan, seperti Twitter Inc (TWTR.N) turun 9,8% menjadi USD43,78 setelah membukukan penurunan pada kuartal III.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup naik 187,81 poin atau 1,12% ke 17.005,75; indeks S&P 500 naik 23,42 poin atau 1,19% ke 1.985,05; dan Nasdaq Composite (IXIC) menguat 78,36 poin atau 1,75% ke 4.564,29.
(rna)
Lihat Juga :