SKK Migas Sudah Seharusnya Dibubarkan

Jum'at, 31 Oktober 2014 - 17:14 WIB
SKK Migas Sudah Seharusnya...
SKK Migas Sudah Seharusnya Dibubarkan
A A A
JAKARTA - Anggota DPR Kurtubi menilai SKK Migas sudah seharusnya dibubarkan dan tidak perlu adanya pemimpin definitif di dalam lembaga itu. Hal itu lantaran tidak sesuai dengan konstitusi.

"SKK Migas seharusnya tetap dibubarkan dilebur bersama Pertamina karena sesuai dengan perintah konstitusi yaitu sesuai dengan keputusan MK. Selain itu juga sesuai dengan visi-misi Presiden Joko Widodo," ujar anggota DPR, Kurtubi saat dihubungi, Jumat (31/10/2014).

Kurtubi menegaskan, dalam visi-misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ada dua hal yang perlu untuk dicermati. Pertama, menyederhanakan izin sektor migas dan kedua adalah memeberantas mafia migas.

Keberadaan SKK Migas, lanjut Kurtubi, justru menghambat visi-misi Presiden Jokowi karena dengan adanya SKK Migas maka perizinan justru semakin lama berbelit-belit. Tidak hanya itu saja, SKK Migas merupakan sarang masuknya mafia-mafia migas.

"Menteri ESDM harus cerdas menelaah kembali visi-misi Pak Presiden. Tidak usah susah-susah tinggal presiden mengeluarkan Peraturan Presiden bubarkan SKK Migas karena SKK Migas lahir dari Perpres kalau konstitusi jelas-jelas telah melanggar," ujarnya.

Kurtubi juga mengatakan, Presiden Jokowi tidak boleh lupa dengan visi-misinya sendiri yakni menyederhanakan perizinan dan memeberantas mafia migas. Maka dari itu tidak perlu lagi memelihara keberadaan SKK Migas karena justru menghambat visi-misinya sendiri.

"Keluarkan Perpres pembubaran SKK Migas itu langkah yang tepat sembari menunggu revisi UU Migas agar tata kelola migas lebih baik," pungkas Kurtubi.

Sebagai informasi, Plt SKK Migas saat ini dijabat oleh Johanes Widjonarko yang sebelumnya sebagai Wakil Kepala SKK Migas menggantikan posisi Rudi Rubiandini, mantan Kepala SKK Migas, yang terjerat kasus dugaan korupsi pada Agustus tahun lalu.

Kasus tersebut membuat pemerintah untuk menghentikan Rudi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 93 tahun 2013 tanggal 14 Agustus 2013.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
15 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
36 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
3 Fakta Hubungan Amerika...
3 Fakta Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Sudah Memburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved