Indeks S&P dan Dow Ditutup Cetak Rekor
Kamis, 06 November 2014 - 08:57 WIB
Indeks S&P dan Dow Ditutup Cetak Rekor
A
A
A
NEW YORK - Indeks S&P 500 dan Dow Jones pada perdagangan Rabu waktu setempat mencetak rekor baru setelah Partai Republik berhasil mengambil alih kendali di Senat.
Hal ini menenangkan kekhawatiran dari koreksi yang berlarut-larut dan meningkatkan harapan investor terhadap kebijakan bisnis dan energi ramah lingkungan.
Sentimen positif lainnya yang mendukung kenaikan tersebut adalah rilis pasar tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan, tetapi melemahnya beberapa laba sektor teknologi membebani indeks Nasdaq.
Sektor energi berhasil menguat di tengah harapan bahwa mayoritas Partai Republik bisa meloloskan undang-undang mengenai persetujuan pipa minyak dan gas serta reformasi hukum ekspor gas. Sektor energi di indeks S&P (SPNY) ditutup naik 1,8%.
"Untuk saat ini, pasar saham umumnya menyukai hasil tersebut. Jika kita memiliki ketidakpastian terkait hasilnya, maka akan menjadi penyebab kekhawatiran," kata ahli strategi ekonomi utama di LPL Financial John Canally seperti dilansir dari Reuters, Kamis (6/11/2014).
Menurut laporan ADP National Employment, jumlah tenaga kerja swasta bertambah sebanyak 230.000 pada Oktober, terbesar sejak Juni. Namun, laju pertumbuhan di sektor jasa AS pada bulan yang sama justru mengalami pelambatan.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 100,69 poin atau 0,58% ke 17.484,53; indeks S&P 500 menguat 11,47 poin atau 0,57% ke 2.023,57; sedangkan Nasdaq Composite merosot 2,92 poin atau 0,06% ke 4.620,72.
Saham Time Warner Inc (TWX.N) naik 4% menjadi USD77,99 setelah laba bersih tumbuh 3%, sedangkan saham Activision Blizzard Inc (ATVI.O) yang menaikkan proyeksi setahun penuh melonjak 4,4% menjadi USD20,83.
Hal ini menenangkan kekhawatiran dari koreksi yang berlarut-larut dan meningkatkan harapan investor terhadap kebijakan bisnis dan energi ramah lingkungan.
Sentimen positif lainnya yang mendukung kenaikan tersebut adalah rilis pasar tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan, tetapi melemahnya beberapa laba sektor teknologi membebani indeks Nasdaq.
Sektor energi berhasil menguat di tengah harapan bahwa mayoritas Partai Republik bisa meloloskan undang-undang mengenai persetujuan pipa minyak dan gas serta reformasi hukum ekspor gas. Sektor energi di indeks S&P (SPNY) ditutup naik 1,8%.
"Untuk saat ini, pasar saham umumnya menyukai hasil tersebut. Jika kita memiliki ketidakpastian terkait hasilnya, maka akan menjadi penyebab kekhawatiran," kata ahli strategi ekonomi utama di LPL Financial John Canally seperti dilansir dari Reuters, Kamis (6/11/2014).
Menurut laporan ADP National Employment, jumlah tenaga kerja swasta bertambah sebanyak 230.000 pada Oktober, terbesar sejak Juni. Namun, laju pertumbuhan di sektor jasa AS pada bulan yang sama justru mengalami pelambatan.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 100,69 poin atau 0,58% ke 17.484,53; indeks S&P 500 menguat 11,47 poin atau 0,57% ke 2.023,57; sedangkan Nasdaq Composite merosot 2,92 poin atau 0,06% ke 4.620,72.
Saham Time Warner Inc (TWX.N) naik 4% menjadi USD77,99 setelah laba bersih tumbuh 3%, sedangkan saham Activision Blizzard Inc (ATVI.O) yang menaikkan proyeksi setahun penuh melonjak 4,4% menjadi USD20,83.
(rna)
Lihat Juga :