Klaim Pengangguran di AS Terendah dalam 14 Tahun

Kamis, 06 November 2014 - 21:40 WIB
Klaim Pengangguran di...
Klaim Pengangguran di AS Terendah dalam 14 Tahun
A A A
WASHINGTON - Jumlah penduduk Amerika Serikat (AS) yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran dalam empat pekan berada di posisi terendah pada 14 tahun.

Dilansir dari Reuters, Kamis (6/11/2014), Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, klaim awal tunjangan pengangguran turun 10.000 ke penyesuaian musiman 278.000 orang untuk pekan yang berakhir 1 November.

Rata-rata pergerakan dalam empat minggu, dianggap sebagai ukuran yang lebih baik dari tren pasar tenaga kerja karena volatilitas keluar dari minggu-ke-minggu, jatuh 2.250 ke 279.000, angka terendah sejak April 2000.

Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan klaim sebanyak 285.000 untuk minggu lalu. Kini klaim berada di bawah ambang batas 300.000 selama delapan pekan berturut-turut, menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja mendapatkan momentum.

Kemarin, sebuah laporan menunjukkan aktivitas swasta meningkat 230.000 pada Oktober, sebagai rekor kenaikan lapangan kerja tujuh bulan berturut-turut melebihi 200.000.

Dalam survei Reuters, pemerintah diperkirakan akan melaporkan data nonfarm payrolls naik 231.000 pada bulan lalu, setelah meningkat 248.000 pada September. Di mana tingkat pengangguran terlihat stabil di level terendah dalam enam tahun sebesar 5,9%.

Seorang analis di Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan tidak ada faktor khusus yang mempengaruhi data klaim pekan lalu.

Laporan klaim menunjukkan jumlah orang masih menerima manfaat bantuan (tunjangan) pada minggu awal turun 39.000 menjadi 2,35 juta pada pekan yang berakhir 25 Oktober, level terendah sejak Desember 2000. Tingkat pengangguran untuk orang yang menerima tunjangan berada di angka 1,8% dalam minggu kedelapan berturut-turut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
14 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved