IHSG Akhir Pekan Diprediksi Berpotensi Rebound
Jum'at, 07 November 2014 - 08:23 WIB
IHSG Akhir Pekan Diprediksi Berpotensi Rebound
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diprediksi memiliki potensi untuk balik arah menguat (rebound) didukung sentimen dari bursa global.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.034 atau turun 0,64% pada perdagangan kemarin.
"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi balik arah dan membukukan penguatan," kata dia, Jumat (7/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 4.995 dan resistance 5.104. Adapun bursa saham Amerika Serikat (AS) mendukung penguatan IHSG.
Pasar saham AS ditutup melanjutkan kenaikan seiring komitmen bank sentral Eropa untuk menambah stimulus demi menjaga ekonomi. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,40% dan indeks S&P500 sebesar 0,38%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh perkembangan bursa AS. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,51% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,16%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,08% ke level USD77,85 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,18% ke posisi USD1.140,60 per ons troi.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), yang salah satu agendanya akan membahas perihal suku bunga acuan (BI Rate). Di tempat terpisah, pemerintah pusat berencana membatasi alokasi anggaran rutin pemerintah daerah dan mengutamakan alokasiAPBD bagi program pembangunan.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.034 atau turun 0,64% pada perdagangan kemarin.
"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi balik arah dan membukukan penguatan," kata dia, Jumat (7/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 4.995 dan resistance 5.104. Adapun bursa saham Amerika Serikat (AS) mendukung penguatan IHSG.
Pasar saham AS ditutup melanjutkan kenaikan seiring komitmen bank sentral Eropa untuk menambah stimulus demi menjaga ekonomi. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,40% dan indeks S&P500 sebesar 0,38%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh perkembangan bursa AS. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,51% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,16%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,08% ke level USD77,85 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,18% ke posisi USD1.140,60 per ons troi.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), yang salah satu agendanya akan membahas perihal suku bunga acuan (BI Rate). Di tempat terpisah, pemerintah pusat berencana membatasi alokasi anggaran rutin pemerintah daerah dan mengutamakan alokasiAPBD bagi program pembangunan.
(rna)
Lihat Juga :