Susi: Nelayan Indonesia 80% Belum Sejahtera

Jum'at, 07 November 2014 - 16:47 WIB
Susi: Nelayan Indonesia...
Susi: Nelayan Indonesia 80% Belum Sejahtera
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti sangat prihatin dengan keadaan ekonomi nelayan di Indonesia, karena 80% belum sejahtera.

Menurutnya, kesejahteraan nelayan masih rendah. Karena itu, dia menegaskan jangan sampai hasil laut yang dimiliki Indonesia dinikmati orang luar.

"Masih banyak nelayan yang belum sejahtera, jika dipersentasikan mencapai 80%. Lalu jangan sampai hasil laut kita malah tidak kita nikmati. Yang menikmati malah orang dari luar," kata dia dalam Chief Editors Meeting di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Bos Susi Air ini mengatakan, kelestarian laut Indonesia juga harus dijaga. Jangan sampai bangsa ini tidak bisa menikmatinya karena sudah rusak.

"Biota laut kita juga harus dijaga, jangam sampai malah ketika sudah rusak baru kita nikmati," ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar, dibutuhkan banyak ikan segar yang dapat dikirim langsung dan dibangun bandara.

"Kita harus dapat memenuhi kebutuhan pasar. Sekarang itu ikan dalam kondisi besar dan segar sangat dibutuhkan. Trennya sekarang seperti itu. Selanjutnya butuh akses bandara untuk mengirimnya," pungkas Susi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tunda Penangkapan Ikan Terukur
Baru Jabat, Menteri...
Baru Jabat, Menteri KKP Ingin Keliling Indonesia Bertemu Nelayan
Ini Hasil Perjuangan...
Ini Hasil Perjuangan Solidaritas Nelayan Indonesia usai Diterima Wamensesneg
KKP Legalkan Alat Cantrang,...
KKP Legalkan Alat Cantrang, Nelayan: Ini Mengancam
Rembuk Nelayan 2025,...
Rembuk Nelayan 2025, Meminta Prabowo Perhatikan Nasib Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan
Belasan Ribu Massa Nelayan...
Belasan Ribu Massa Nelayan Aksi Damai di Kementerian Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
11 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
18 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved