Laju IHSG Berpeluang Bertahan di Teritori Hijau
Rabu, 12 November 2014 - 08:21 WIB
Laju IHSG Berpeluang Bertahan di Teritori Hijau
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan memiliki peluang tetap bertahan di teritori hijau karena didukung kondisi politik di dalam negeri yang stabil dan Wall Street yang kembali ditutup pada rekor baru.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola bullish harami di atas lower bollinger band (LBB). MACD bergerak turun tipis dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba berbalik naik.
"Kami harapkan agar laju kenaikan dapat terjaga. Asalkan pelaku pasar tidak langsung memanfaatkan penguatan tersebut untuk profit taking secara masif maka IHSG pun dapat kembali melanjutkan pergerakan positifnya," katanya, Rabu (12/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 4.960-4.995 dan resisten 5.042-5.057. Sehari sebelumnya laju IHSG berada di kisaran target resisten 5.000-5.048 dan juga sempat berada di bawah target support 4.968-4.975.
"Penguatan IHSG selain baru merespon masih positifnya laju bursa saham AS dan Eropa, kemungkinan juga ada hubungannya dengan fasihnya pidato bahasa Inggris Presiden Jokowi di hadapan ratusan delegasi APEC untuk memaparkan potensi investasi di Indonesia," ujarnya.
Situasi politik yang dinilai kembali damai dengan “rujuk” kedua kubu di parlemen turut disambut positif.
Adapun asing kembali melakukan nett buy dari Rp176,9 miliar menjadi nett buy Rp934,82 miliar. Banyak saham-saham bluechip yang sebelumnya tertekan kembali diburu pelaku pasar dan berimbas pada terbangnya IHSG.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola bullish harami di atas lower bollinger band (LBB). MACD bergerak turun tipis dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba berbalik naik.
"Kami harapkan agar laju kenaikan dapat terjaga. Asalkan pelaku pasar tidak langsung memanfaatkan penguatan tersebut untuk profit taking secara masif maka IHSG pun dapat kembali melanjutkan pergerakan positifnya," katanya, Rabu (12/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 4.960-4.995 dan resisten 5.042-5.057. Sehari sebelumnya laju IHSG berada di kisaran target resisten 5.000-5.048 dan juga sempat berada di bawah target support 4.968-4.975.
"Penguatan IHSG selain baru merespon masih positifnya laju bursa saham AS dan Eropa, kemungkinan juga ada hubungannya dengan fasihnya pidato bahasa Inggris Presiden Jokowi di hadapan ratusan delegasi APEC untuk memaparkan potensi investasi di Indonesia," ujarnya.
Situasi politik yang dinilai kembali damai dengan “rujuk” kedua kubu di parlemen turut disambut positif.
Adapun asing kembali melakukan nett buy dari Rp176,9 miliar menjadi nett buy Rp934,82 miliar. Banyak saham-saham bluechip yang sebelumnya tertekan kembali diburu pelaku pasar dan berimbas pada terbangnya IHSG.
(rna)
Lihat Juga :