Aset Menurun, Emas Global Alami Koreksi

Rabu, 12 November 2014 - 09:38 WIB
Aset Menurun, Emas Global...
Aset Menurun, Emas Global Alami Koreksi
A A A
SINGAPURA - Harga emas global terkoreksi dan diperdagangkan di bawah level tertinggi dalam sepekan di tengah ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat (AS) akan naik dan aset di SPDR Gold Trust mengalami penurunan terpanjang dalam setahun.

Emas untuk pengiriman segera berada di USD1.162,05 per ons pada pukul 09.05 pagi di Singapura dari hari sebelumnya USD1.164,33. Pada 7 November 2014, logam mulia jatuh ke titik terendah empat tahun sebelum akhirnya menguat ke USD1.178,82 dipicu data tenaga kerja AS tidak sesuai ekspektasi.

Emas menuju penurunan pertama tahunan sejak 2000 dipicu diakhirnya program pembelian obligasi oleh Federal Reserve dan menurunnya harga minyak menyebabkan berkurang permintaan. Adapun kepemilikan aset di SPDR Gold Trust turun untuk hari keenam menjadi yang terendah enam tahun terakhir dan terpanjang sejak November 2013.

Manager Direktur Precious Metals Insights Philip Klapwijk memperkirakan harga emas akan jatuh ke USD1.120 pada akhir tahun ini karena menguatnya USD.

"Berbedanya fundamental ekonomi, sehingga kebijakan moneter akan menjadi pendukung berlanjutnya penguatan USD. Karena harga minyak memperpanjang penurunan dan inflasi global masih rendah, sehingga mendorong logam mulia menuju tren bearish," kata analis Yongan Futures Co Yang Xi seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (12/11/2014).

Minyak mentah brent terkoreksi ke posisi terendah empat tahun di London, kemarin di tengah melimpahnya pasokan minyak global. Sementara USD menguat 0,2% menjadi 1.094,07, mendekati level tertinggi lima tahun.

Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember turun 0,2% menjadi USD1.161,10 per ons setelah harga teraktif naik pada 7 November ke USD1.179, level tertinggi sejak 31 Oktober 2014.

Sementara perak untuk pengiriman segera diperdagangkan pada harga USD15,72 per ons dari sebelumnya USD15,7244. Spot platinum berada di USD1.201,88 per ons dari USD1.202,63. Palladium turun 0,2% menjadi USD771,03 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
5 menit yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
5 menit yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
24 menit yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
43 menit yang lalu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved