Risiko Pasar Industri Jasa Keuangan Relatif Rendah

Jum'at, 14 November 2014 - 15:23 WIB
Risiko Pasar Industri...
Risiko Pasar Industri Jasa Keuangan Relatif Rendah
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa risiko pasar industri jasa keuangan hingga awal November 2014 relatif rendah.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB OJK Lucky F.A. Hadibrata mengatakan, risiko di sektor perbankan masih dikategorikan rendah dengan rata-rata posisi devisa netto di bawah 3% selama setahun terakhir.

"Angka itu jauh di bawah batas ketentuan 20%," kata dia dalam rilisnya, Jumat (14/11/2014).

Sementara risiko kredit lembaga jasa keuangan secara umum berada pada level yang relatif rendah, kualitas kredit stabil, tercermin dari kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang rendah dan stabil.

"Perlu diwaspadai konsentrasi kredit pada debitur inti yang relatif tinggi, dan porsi kredit valas yang sensitif terhadap perubahan nilai tukar," ujarnya.

Risiko likuiditas pada perbankan tergolong relatif rendah, dan loan to deposit ratio (LDR) sedikit menurun, namun masih terdapat potensi risiko likuiditas sejalan ketergantungan terhadap pendanaan non-inti serta rasio deposan inti yang masih cukup tinggi.

Sementara Financing to Asset Ratio (FAR) dan Non Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan per September 2014 relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, menurut dia, perlu tetap diwaspadai potensi peningkatan suku bunga terhadap tingkat NPF.

Tingkat utang (gearing ratio) perusahaan pembiayaan mengalami kenaikan tipis, sementara eksposur Utang Luar Negeri (ULN) perusahaan pembiayaan per September mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah pada bulan tersebut.

Adapun, nilai investasi asuransi sedikit menurun dan investasi dana pensiun relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan investasi reksa dana membukukan peningkatan nilai pada seluruh instrumen utama.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved