IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi

Senin, 17 November 2014 - 08:10 WIB
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih rawan terkoreksi jika tidak adanya sentimen positif yang dapat menahan potensi pelemahan.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG diperkirakan sulit bertahan di kisaran resistennya seiring berkurangnya volume beli dan lebih banyak aksi profit taking.

Reza menjelaskan, IHSG membentuk pola doji star di area middle bollinger band (MBB). MACD bergerak datar dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih terbatas kenaikannya.

"Maraknya pemberitaan belum adanya kejelasan mengenai kenaikan harga BBM dan polemik yang kembali terjadi di parlemen terkait rencana pemerintah untuk mengambil kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi membuat laju rupiah kembali tertekan," ujarnya Senin (17/11/2014).

Dia memprediksi IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.028-5.038 dan resisten 5.055-5.072.

Laju IHSG akhir pekan lalu sempat tertahan di target resisten (5.065-5.072) dan mampu bertahan di kisaran target support (5.027-5.035).

Menurut Reza, maraknya sentimen negatif membuat laju IHSG kian tertekan dan berpotensi melanjutkan pelemahan. Apalagi, jika laju bursa saham global tidak mampu memberikan imbas pergerakan positif jelang akhir pekan.

"Laju IHSG lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah sepanjang sesi perdagangan meski sempat mengalami kenaikan di awal sesi. Namun, masih cenderung maraknya aksi jual membuat IHSG terlempar ke teritori negati," tuturnya.

Bahkan, berita positif terkait rencana Eropa untuk menambah investasi di Indonesia tidak terlalu ditanggapi, karena tertutupi sentimen kembali terdepresiasinya rupiah dan belum jelasnya kepastian kenaikan harga BBM.

Sentimen negatif lainnya datang dari transaksi asing yang kembali tercatat nett sell (dari nett buy Rp149,66 miliar menjadi nett sell Rp227,48 miliar).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
33 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
40 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved