Mukab Kadin Kabupaten Bandung Hanya Satu Calon

Senin, 17 November 2014 - 13:29 WIB
Mukab Kadin Kabupaten...
Mukab Kadin Kabupaten Bandung Hanya Satu Calon
A A A
BANDUNG - Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-7 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung hanya memunculkan satu nama calon ketua yaitu Ferry Sandiyana.

Dia dipastikan menjadi satu-satunya calon ketua setelah pada batas akhir pendaftaran calon ketua tidak ada lagi yang mendaftarkan diri.

“Hingga penutupan pendaftaran Jumat (14/11/2014) lalu, hanya satu nama calon yang mendaftarkan diri. Kalau begitu, pada saatnya nanti pemilihan hanya nama Pak Ferry Sandiyana yang muncul untuk dipilih oleh pemegang hak suara,” ungkap Ketua Panitia Mukab ke-7 Kadin Kabupaten Bandung Taufik Nasori kepada wartawan, Senin (17/11/2014).

Adapun Mukab ke-7 Kadin Kabupaten Bandung akan dilaksanakan pada 19 November 2014 di Hotel Sutan Raja Soreang Kabupaten Bandung. Rencananya, Mukab tersebut akan dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari anggota Kadin dan tamu undangan lainnya.

“Dari jumlah tersebut, 89 di antaranya merupakan anggota Kadin Kabupaten Bandung yang memegang hak suara,” sebutnya.

Dihubungi terpisah, Ferry Sandiyana menuturkan, pencalonannya sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bandung pada Mukab kali ini sebagai bentuk baktinya kepada Kadin yang telah memberikan banyak manfaat bagi dirinya.

“Telah banyak manfaat yang saya dapat dari Kadin. Karenanya, wajar jika saya memiliki niatan untuk juga memberikan manfaat kepada Kadin. Agar bisa membesarkan nama Kadin khususnya, umumnya mengembangkan potensi ekonomi di Kabupaten Bandung,” katanya.

Menurutnya, masih banyak potensi ekonomi di Kabupaten Bandung yang perlu digarap lebih maksimal lagi. Dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya di Jawa Barat, Kabupaten Bandung memiliki indeks produksi tinggi untuk komoditas palawija, hortikultura dan tanaman-tanaman obat.

Apalagi beberapa komoditas seperti kopi sudah menjadi langganan ekspor. Potensi ini, kata Ferry, harus terus digenjot agar makin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

“Kabupaten Bandung sebagai daerah penyangga ibukota provinsi memiliki potensi besar untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, perkebunan, UMKM, maupun sektor ekonomi lainnya harus terus dikembangkan. Berharap ke depan akan makin banyak investasi yang ditanamkan,” kata pria yang juga merupakan Ketua DPP AP2ERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia) ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
21 menit yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
1 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
1 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
2 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
4 jam yang lalu
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved