Indeks S&P dan Dow Berakhir Menguat Tipis
Selasa, 18 November 2014 - 08:58 WIB
Indeks S&P dan Dow Berakhir Menguat Tipis
A
A
A
NEW YORK - Indeks S&P 500 dan Dow Jones pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir menguat tipis didukung aktivitas kesepakatan transaksi sebesar USD100 miliar mengimbangi kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global setelah ekonomi Jepang mengalami resesi.
Saham Baker Hughes melesat 8,9% dan Allergan melonjak 5,3% mendorong indeks S&P 500 ke level tertinggi setelah Halliburton menyatakan akan membeli Baker Hughes, sedangkan Allergan setuju diakuisisi Actavis.
Sementara saham Nasdaq ditutup melemah, terbebani oleh saham Google yang anjlok 1,5% menjadi USD546,64, dan Gilead susut 1,6% menjadi USD100,44.
"Ini menunjukkan kekuatan pasar secara keseluruhan, yang dipengaruhi berita resesi ekonomi di Jepang, sehingga belum memiliki kekuatan untuk menguat tinggi," kata Kepala Investasi di North Star Investment Management Corp Eric Kuby seperti dilasnir dari Reuters, Selasa (18/11/2014).
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa kinerja saham-saham berkapitalisasi besar lebih positif dibanding saham berkapitalisasi lemah menunjukkan investor masih mencari investasi yang lebih likuid.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 13,01 poin atau 0,07% ke 17.647,75; indeks S&P 500 naik 1,5 poin atau 0,07% ke 2.041,32; dan Nasdaq Composite turun 17,54 poin atau 0,37% ke 4.671,00. Sementara indeks berkapitalisasi kecil, Russell 2000 berakhir turun 0,8%.
Sementara tercatat sekitar 5,7 miliar saham ditransaksikan di bursa Amerika Serikat. Jumlah itu di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 6,5 miliar saham.
Saham Baker Hughes melesat 8,9% dan Allergan melonjak 5,3% mendorong indeks S&P 500 ke level tertinggi setelah Halliburton menyatakan akan membeli Baker Hughes, sedangkan Allergan setuju diakuisisi Actavis.
Sementara saham Nasdaq ditutup melemah, terbebani oleh saham Google yang anjlok 1,5% menjadi USD546,64, dan Gilead susut 1,6% menjadi USD100,44.
"Ini menunjukkan kekuatan pasar secara keseluruhan, yang dipengaruhi berita resesi ekonomi di Jepang, sehingga belum memiliki kekuatan untuk menguat tinggi," kata Kepala Investasi di North Star Investment Management Corp Eric Kuby seperti dilasnir dari Reuters, Selasa (18/11/2014).
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa kinerja saham-saham berkapitalisasi besar lebih positif dibanding saham berkapitalisasi lemah menunjukkan investor masih mencari investasi yang lebih likuid.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 13,01 poin atau 0,07% ke 17.647,75; indeks S&P 500 naik 1,5 poin atau 0,07% ke 2.041,32; dan Nasdaq Composite turun 17,54 poin atau 0,37% ke 4.671,00. Sementara indeks berkapitalisasi kecil, Russell 2000 berakhir turun 0,8%.
Sementara tercatat sekitar 5,7 miliar saham ditransaksikan di bursa Amerika Serikat. Jumlah itu di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 6,5 miliar saham.
(rna)
Lihat Juga :