The Fed Rilis Hasil Pertemuan, Wall Street Terkoreksi

Kamis, 20 November 2014 - 08:52 WIB
The Fed Rilis Hasil...
The Fed Rilis Hasil Pertemuan, Wall Street Terkoreksi
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat ditutup terkoreksi setelah Federal Reserve (The Fed) merilis hasil pertemuan, yang memberikan petunjuk kepada investor mengenai waktu penaikkan suku bunga acuan (Fed rate).

Indeks S&P 500 mengakhiri empat hari kenaikan dan dua hari dari rekor tertingginya. Risalah The Fed pada pertemuan 28-29 Oktober, para pembuat kebijakan memutuskan untuk mengakhiri stimulus obligasi.

"Pasar tidak benar-benar tahu bagaimana bereaksi terhadap hal ini, apakah itu pernyataan hawkish atau dovish. Kenyataannya, itu pernyataan jujur bahwa kita berada di posisi antara headwinds dan tailwinds dalam menghadapi perekonomian," kata Kepala Investasi di LPL Financial Burt White seperti dilansir dari Reuters, Kamis (20/11/2014).

Setelah pertemuan tersebut, para pedagang valas jangka pendek masih bertaruh terkait kenaikan suku bunga Fed untuk kali pertama pada September tahun depan.

Sementara saham sektor teknologi menjadi penghambat terbesar kenaikan indeks Nasdaq, Dow, dan S&P 500. Saham Microsoft turun 1,1% menjadi USD48,22, dan saham Qualcomm susut 2,1% menjadi USD70,47.

Sementara saham di indeks S&P 500 yang membukukan kenaikan terebesar dalah Target Corp naik 7,4% menjadi USD72,50 dan Lowe meningkat 6,4% menjadi USD62,26. Di antara penggerak besar lainnya adalah saham Oplink Communications melonjak 13,8% menjadi USD24,18 dan saham JetBlue Airways naik 4,1% menjadi USD13,25.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 2,09 poin atau 0,01% ke 17.685,73; indeks S&P 500 susut 3,08 poin atau 0,15% ke 2.048,72; dan Nasdaq turun 26,73 poin atau 0,57% ke 4.675,71.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
7 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
8 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
11 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
11 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
11 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
11 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved