Menkeu: Obligasi Pilar Penting Pembangunan Ekonomi

Jum'at, 21 November 2014 - 12:05 WIB
Menkeu: Obligasi Pilar...
Menkeu: Obligasi Pilar Penting Pembangunan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pasar surat utang (obligasi) menjadi pilar penting pendanaan pembangunan ekonomi di Indonesia.

"Pasar surat utang adalah satu pilar yang penting dalam pembangunan ekonomi kita. Bersama pasar modal, surat utang menjadi sumber pendanaan untuk pihak pemerintah maupun swasta," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (21/11/2014).

Dia memaparkan sebagai, komponen penting pertumbuhan ekonomi, obligasi menjadi sumber pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Surat utang menjadi salah satu sumber pembiayaan dalam APBN. Pada akhir tahun 2009, pendapatan dari sektor tersebut sebesar Rp581,7 triliun. Jumlahnya semakin meningkat tiap tahun dan pada bulan Juni 2014 menjadi Rp1.220 triliun," jelasnya.

Dia menuturkan, dengan peluncuran indeks acuan obligasi bernama INDObex oleh Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyediakan referensi, informasi, dan meningkatkan kredibilitas pasar obligasi di Tanah Air.

"Pasar surat utang diharapkan akan semakin dalam, luas, dan likuid. Besar harapan INDObex makin bagus untuk investor agar pasar keuangan aktif agar pertumbuhan ekonomi semakin tinggi," pungkasnya.

(Baca: IBPA, OJK, dan BEI Luncurkan Indeks Acuan Obligasi)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktif di Pasar Obligasi,...
Aktif di Pasar Obligasi, BRI Konsisten Sebagai The Best Primary Dealer
Pemerintah Tawarkan...
Pemerintah Tawarkan ORI017 Mulai 15 Juni Mendatang
Sri Mulyani Jual Surat...
Sri Mulyani Jual Surat Utang Berbentuk Dolar dan Euro
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Pemerintah Sukses Jual...
Pemerintah Sukses Jual Surat Utang Rp60,63 Triliun Selama Pandemi
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
13 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
30 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved