Harga Pertamax di Sumsel Tak Turun

Senin, 24 November 2014 - 21:05 WIB
Harga Pertamax di Sumsel...
Harga Pertamax di Sumsel Tak Turun
A A A
PALEMBANG - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, pertamax di seluruh SPBU Palembang khususnya dan Sumsel umumnya tidak mengalami penurunan atau stabil bermain diagregat Rp12.000-Rp13.000 per liter.

External Relation Pertamina Marketing Operational Region (MOR) II masih menunggu petunjuk teknis Pertamina pusat terkait kebijakan penurunan harga pertamax.

“Saat ini harga pertamax masih Rp12.250 per liter. Untuk penurunan harga pertamax merupakan kebijakan Pertamina pusat sehingga kami hanya mengikutinya saja,” kata kata Senior Supervisor External Relation Pertamina Marketing Operational Region II, Alicia Irzanova, Senin (24/11/2014).

Dia menjelaskan bahwa terjadinya penurunan harga pertamax di Jabodetabek mencapai Rp9.950 per liter atau selisih dengan harga premium sebesar Rp1.450 per liter merupakan strategi pihak SPBU untuk mendongkrak penjualan BBM non subsidi.

Sebagian SPBU di Jakarta, masih kata dia, memberlakukan kebijakan penurunan minyak yang memiliki Oktan 92 itu sebagai bentuk promosi ke khalayak ramai.

“Memang harga keekonomian dari pertamax itu mengikuti harga pasaran dunia. Soal penurunan itu kembali kepada kebijakan SPBU masing-masing. Pastinya kami menunggu petunjuk pusat terkait penurunan harga pertamax,” tuturnya.

Saat ini, masih kata Alicia, konsumsi rata-rata BBM di Sumsel mencapai 4.000 kiloliter per hari dengan rincian untuk konsumsi premium sekitar 2.500kl per hari dan konsumsi solar sekitar 1.500 kl per hari. Sedangkan untuk konsumsi pertamax sekitar 600 kl per bulan.

Pasca penaikan harga BBM subsidi, lanjut dia, memang terjadi peningkatan konsumsi pertamax hingga dipersentase 10%. Peningkatan konsumsi pertamax cenderung riil sebagai bentuk peralihan dari konsumsi premium ke pertamax.

“Kenaikan harga BBM subsidi memberikan ruang bagi peningkatan konsumsi pertamax. Biasanya setelah konsumen menggunakan pertamax, maka konsumen tidak akan beralih lagi ke premium karena banyak benefit yang diperoleh konsumen dengan menggunakan pertamax,” jelas Alicia seraya menyatakan Sumsel didukung sekitar 128 SPBU, termasuk 37 SPBU diantaranya berada di Palembang.

Sementara itu, Eno Saputra, mahasiswa PTS di Palembang mengaku sangat kecewa dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah menaikkan harga BBM subsidi yang berdampak luas terhadap sendi kehidupan masyarakat.

“Mulai dari harga kebutuhan pokok, transportasi hingga suku bunga kredit mengalami kenaikan,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah melalui pertamina dapat menurunkan harga BBM, termasuk BBM non subsidi, pertamax menginggat saat ini harga minyak dunia justru mengalami penurunan ke angka USD80 per barrel.

“Masak di Jakarta pertamax turun, justru di Palembang harga pertamax tidak mengalami penurunan. Kan minyak dunia saat ini terus menunjukkan penurunan harga. Sebenarnya ada apa ini?” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
39 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved