Crown Group Investasi di Indonesia Rp10,5 T

Selasa, 25 November 2014 - 00:37 WIB
Crown Group Investasi...
Crown Group Investasi di Indonesia Rp10,5 T
A A A
JAKARTA - Pengembang swasta terbesar di Australia, Crown International Holding Group akan berinvestasi di Indonesia melalui join venture anak usaha PT Crown International Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Crown International Holding Group, Iwan Sunito mengatakan, estimasi investasi tersebut berada di kisaran 1 miliar dolar Australia atau sekitar Rp10,5 triliun (kurs Rp10.461,7/dolar Australia).

"Lokasinya ada tidak jauh dari Jakarta. Sekitar satu jam. Saya belum mau membuka dulu lokasinya, nanti ketika semuanya sudah beres," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (24/11/2014).

Dia mengatakan, ekspansi tersebut menjawab keinginan pelanggan mengingat proyek Crown Group sangat diminati oleh masyarakat Indonesia di Asutralia.

"Kami menjawab tantangan itu, dengan membuka sekitar 10 hektare lahan di wilayah Jakarta. Proyek ini akan bertahap dan ke depan berharap bisa terus berkembang," ucapnya.

Rencana ground breaking ditargetkan bisa pada awal tahun 2016. Saat ini proses perijinan masih berjalan. Dalam memperluas investasi di wilayah Jakarta tersebut, Crown International Indonesia menggandeng mitra lokal dalam negeri. hal tersebut, kata dia dilakukan mengingat sulitnya masalah lahan di dalam negeri.

"Kita menggandeng mitra lokal grup, demi menjamin proses lahan. lahan saat ini tidak ada masalah, tinggal proses perijinannya saja," ucapnya.

Dia menambahkan, Crown International akan terus melakukan ekspansi di wilayah Indonesia. Selain Jakarta, Surabaya dan Bali juga akan dibidik sebagai ekspansi investasi Crown.

"Ke depan kita memperhitungkan wilayah-wilayah seperti di Surabaya dan Bali. Tapi tentu kita masih fokus yang di wilayah Jakarta dulu," pungkasnya.

Crown International melebarkan sayap pertamanya di Australia dengan membangun apartemen dengan desain dan fasilitas kelas dunia.

Rancangan rumah tingkat disain Crown menggandeng arsitek ternama Koichi Takada seperti yang dilakukan pada proyek apartement Crown Group dengan nama Sydney by Crown senilai Rp2,5 triliun.

Country Manager Crown International Holding Group, Michael Ginarto mengatakan, produk-produk Crown menggambarkan tingkat kepercayaan yang tinggi serta memanjakan pelanggan melalui paket investasi yang menguntungkan.

"Ini memperlihatkan tingginya ekspektasi produk-produk Crown dari masyarakat. Di mana pelanggan terbesar kita masih terbesar dari Asia terutama China dan Indonesia," ujarnya.

Sebagai informasi, Crown International Holding Group merupakan kelompok properti terkemuka di Australia yang aktif mengembangkan bisnis properti di Sydney Australia. Properti keluaran Crown cukup diminati karena desainnya kelas dunia dan rata-rata diminati oleh pelanggan properti dari Asia dengan jumlah terbesar dari China dan Indonesia.

Produk terbaru Sydney by Crown saja membukukan rekor dengan nilai transaksi penjualan Rp300 miliar hanya dalam sehari pameran ketika digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
35 menit yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
51 menit yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
1 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
1 jam yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved