Penguatan Lanjutan IHSG Berpotensi Terhambat

Selasa, 25 November 2014 - 08:26 WIB
Penguatan Lanjutan IHSG...
Penguatan Lanjutan IHSG Berpotensi Terhambat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan, namun karena adanya utang gap akan menyebabkan penguatan teresebut menjadi terhambat.

Analis PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star bertahan di bawah area upper bollinger band (UBB ). MACD mencoba naik dengan histogram positif yang naik. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba melanjutkan kenaikannya.

"Laju IHSG masih berkeinginan untuk naik namun meninggalkan utang gap 5.122-5.124 yang dapat dimanfaatkan untuk profit taking, sehingga membuat potensi penguatan lanjutan IHSG menjadi terhambat," kata dia, Selasa (25/11/2014).

IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.100-5.130 dan resisten 5.153-5.165. Sementara kemarin, IHSG Mampu melewati target resisten 5.125-5.130 dan mampu bertahan di atas di area target support 5.075-5.095.

Positifnya laju bursa saham Amerika Serikat keamrin yang membuat laju bursa saham Asia melanjutkan pergerakan positifnya langsung direspon dengan penguatan IHSG.

"Tampaknya pelaku pasar kembali memanfaatkan sentiment positif dan momen kenaikan tersebut untuk bersiap-siap profit taking. Akibatnya IHSG, hanya mengalami kenaikan tipis," ujarnya.

Berlanjut naiknya laju bursa saham Asia, kembali menguatnya pergerakan rupiah, dan masihnya asing melakukan pembelian memberikan sentimen positif bagi IHSG.

Akan tetapi, dalam intraday perdagangan terlihat penguatan hanya sampai terjadi hingga beberapa jam jelang akhir sesi I sebelum mulai mengalami penurunan. Adapun transaksi asing kembali tercatat nett buy dari net buy Rp237,08 miliar menjadi net buy Rp142,95 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
1 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
2 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
5 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
5 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
5 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
6 jam yang lalu
Infografis
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved