IHSG Melemah 0,34% ke Level 5.127,93
Jum'at, 28 November 2014 - 11:48 WIB
IHSG Melemah 0,34% ke Level 5.127,93
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari terakhir pekan ini bertahan di zona merah. IHSG melemah 17,39 poin atau 0,34% ke level 5.127,93.
IHSG pagi tadi tergelincir ke zona merah. IHSG terkoreksi 6,71 poin atau 0,13% ke level 5.138,61.
Sementara IHSG kemarin ditutup reli didukung meningkatnya aksi beli. IHSG terangkat 12,28 poin atau 0,24% ke level 5.145,32.
Penguatan tersebut di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas masih bertahan menguat.
Indeks Hang Seng tergerus 25,70 poin atau 0,11% ke 23.978,58; indeks Shanghai naik 19,09 poin atau 0,73% ke 2.649,57; indeks Nikkei 225 menguat 193,12 poin atau 1,12% ke 17.441,62; dan indeks Straits Times naik 9,89 poin atau 0,30% ke level 3.350,85.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan 5,12 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp17,91 miliar. Tercatat 121 saham naik, 151 saham melemah dan 84 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas masih melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah perkebunan yang anjlok 1,06%, diikuti aneka industri susut 1,04%. Sedangkan yang menguat adalah properti yang naik 0,98%, dan industri dasar positif 0,15%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp90 menjadi Rp2.240, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp950 menjadi Rp5.700, dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) naik Rp45 menjadi Rp995.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp525 menjadi Rp60.075, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp7.025, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp25 menjadi Rp6.875.
(Baca: Delapan Sektor Melemah, IHSG Dibuka Terkoreksi)
IHSG pagi tadi tergelincir ke zona merah. IHSG terkoreksi 6,71 poin atau 0,13% ke level 5.138,61.
Sementara IHSG kemarin ditutup reli didukung meningkatnya aksi beli. IHSG terangkat 12,28 poin atau 0,24% ke level 5.145,32.
Penguatan tersebut di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas masih bertahan menguat.
Indeks Hang Seng tergerus 25,70 poin atau 0,11% ke 23.978,58; indeks Shanghai naik 19,09 poin atau 0,73% ke 2.649,57; indeks Nikkei 225 menguat 193,12 poin atau 1,12% ke 17.441,62; dan indeks Straits Times naik 9,89 poin atau 0,30% ke level 3.350,85.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan 5,12 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp17,91 miliar. Tercatat 121 saham naik, 151 saham melemah dan 84 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas masih melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah perkebunan yang anjlok 1,06%, diikuti aneka industri susut 1,04%. Sedangkan yang menguat adalah properti yang naik 0,98%, dan industri dasar positif 0,15%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp90 menjadi Rp2.240, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp950 menjadi Rp5.700, dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) naik Rp45 menjadi Rp995.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp525 menjadi Rp60.075, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp7.025, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp25 menjadi Rp6.875.
(Baca: Delapan Sektor Melemah, IHSG Dibuka Terkoreksi)
(rna)
Lihat Juga :