IHSG Pekan Depan Diprediksi di Kisaran 5.098-5.198
Minggu, 30 November 2014 - 16:27 WIB
IHSG Pekan Depan Diprediksi di Kisaran 5.098-5.198
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diprediksi memeiliki peluang untuk menguat dan akan bergerak pada kisaran 5.098-5.168.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola doji star di atas area middle bollinger band (MBB). MACD mencoba bertahan dari penurunan dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan naik.
Menurut dia, meski IHSG memiliki peluang untuk menguat, namun perlu dicermati sentimen-sentimen yang akan datang, terutama dari rilis data-data ekonomi baik dari dalam negeri maupun luar.
"Selain tetap mewaspadai potensi pembalikan arah, namun juga diharapkan masih ada sentimen positif di minggu depan untuk menjaga momentum penguatan IHSG," kata dia, Minggu (30/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 5.098-5.115 dan resisten 5.148-5.168. Sementara laju IHSG pada akhir pekan lalu mampu bertahan di atas area target support 5.025-5.085 dan sempat melampaui area target resisten 5.135-5.155.
Adapun sejumlah data ekonomi yang patut diperhatikan pada pekan depan, yakni di Indonesia adalah HSBC manufacturing PMI, ekspor, impor, angka inflasi, dan neraca perdagangan.
Sementara China, berupa NBS manufacturing PMI, HSBC manufacturing PMI, non-manufacturing PMI, HSBC China services; Australia, data seperti AIG manufacturing index, building permits, current accoung, RBA interest rate, AIG service index, GDP growth rate, balance of trade, exports, imports, retail sales.
Korea Selatan, data balance of trade, HSBC manufacturing PMI, inflation rate, GDP growth rate; Jepang, data BSI large manufacturing, markit manufacturing PMI, markit services PMI, foreign bond investment.
Adapun Jerman, yakni markit manufacturing PMI, markit services PMI, markit comp. PMI; Perancis, seperti data markit manufacturing PMI, markit services PMI, markit comp. PMI, retail sales, unemployment rate; Spanyol, data GDP growth rate, inflation, business confidence, markit services PMI.
Sementara Inggris, data markit manufacturing PMI, BoE consumer credit, markit services PMI, BoE quantitative easing, BoE interest rate; Italia, data markit manufacturing PMI, GDP growth rate. Dari zona Eropa adalah data markit manufacturing PMI, PPI, markit services PMI, markit comp. PMI, retail sales, ECB interest rate decision.
Sedangkan dari Amerika Serikat (AS), data markit manufacturing PMI, ISM manufacturing PMI, chain store sales, redbook, ISM new York index, construction spending, economic optimism, MBA mortgage applications, ADP employment change, markit composite PMI, markit service PMI, nonfarm productivity, ISM non-manufacturing PMI, initial jobless claims.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi pada perdagangan pekan depan, diantaranya PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Selain itu, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA).
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola doji star di atas area middle bollinger band (MBB). MACD mencoba bertahan dari penurunan dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan naik.
Menurut dia, meski IHSG memiliki peluang untuk menguat, namun perlu dicermati sentimen-sentimen yang akan datang, terutama dari rilis data-data ekonomi baik dari dalam negeri maupun luar.
"Selain tetap mewaspadai potensi pembalikan arah, namun juga diharapkan masih ada sentimen positif di minggu depan untuk menjaga momentum penguatan IHSG," kata dia, Minggu (30/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 5.098-5.115 dan resisten 5.148-5.168. Sementara laju IHSG pada akhir pekan lalu mampu bertahan di atas area target support 5.025-5.085 dan sempat melampaui area target resisten 5.135-5.155.
Adapun sejumlah data ekonomi yang patut diperhatikan pada pekan depan, yakni di Indonesia adalah HSBC manufacturing PMI, ekspor, impor, angka inflasi, dan neraca perdagangan.
Sementara China, berupa NBS manufacturing PMI, HSBC manufacturing PMI, non-manufacturing PMI, HSBC China services; Australia, data seperti AIG manufacturing index, building permits, current accoung, RBA interest rate, AIG service index, GDP growth rate, balance of trade, exports, imports, retail sales.
Korea Selatan, data balance of trade, HSBC manufacturing PMI, inflation rate, GDP growth rate; Jepang, data BSI large manufacturing, markit manufacturing PMI, markit services PMI, foreign bond investment.
Adapun Jerman, yakni markit manufacturing PMI, markit services PMI, markit comp. PMI; Perancis, seperti data markit manufacturing PMI, markit services PMI, markit comp. PMI, retail sales, unemployment rate; Spanyol, data GDP growth rate, inflation, business confidence, markit services PMI.
Sementara Inggris, data markit manufacturing PMI, BoE consumer credit, markit services PMI, BoE quantitative easing, BoE interest rate; Italia, data markit manufacturing PMI, GDP growth rate. Dari zona Eropa adalah data markit manufacturing PMI, PPI, markit services PMI, markit comp. PMI, retail sales, ECB interest rate decision.
Sedangkan dari Amerika Serikat (AS), data markit manufacturing PMI, ISM manufacturing PMI, chain store sales, redbook, ISM new York index, construction spending, economic optimism, MBA mortgage applications, ADP employment change, markit composite PMI, markit service PMI, nonfarm productivity, ISM non-manufacturing PMI, initial jobless claims.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi pada perdagangan pekan depan, diantaranya PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Selain itu, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA).
(rna)
Lihat Juga :