Dow dan S&P Perbaiki Rekor Dipicu Sektor Jasa

Kamis, 04 Desember 2014 - 09:02 WIB
Dow dan S&P Perbaiki...
Dow dan S&P Perbaiki Rekor Dipicu Sektor Jasa
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berhasil menguat, dengan indeks Dow dan S&P 500 memperbaiki rekor sebelumnya didukung membaiknya sektor jasa di Amerika Serikat (AS).

Indeks Dow dan S&P mencatat rekor intraday dalam sesi yang tenang karena pedagang menunggu pertemuan penting Bank Sentral Eropa (ECB), besok.

Saham musiman (siklis) yang terkait dengan laju pertumbuhan ekonomi, seperti saham sektor industri (SPLRCI), material (SPLRCM) dan energi (SPNY) menguat lebih dari 1%. Sementara saham defensif, seperti sektor telekomunikasi (SPLRCL), utilitas (SPLRCU) dan konsumer (SPLRCS) menurun.

Kenaikan saham sektor energi sebesar 0,8% seiring dengan kenaikan harga minyak mentah. Sektor ini naik untuk hari ketiga berturut-turut sebesar 3,2%.

Saham Cimarex Energi (XEC.N) menjadi salah satu saham dengan kenaikan tertinggi di indeks S&P 500, yang melonjak 5,1% menjadi USD108,17. Saham Diamond Offshore (DO.N) naik 3,6% menjadi USD31,44.

"Energi merupakan sektor undervalued (murah) di pasar, dengan turunnya harga minyak, saham ini berusaha untuk menguat. Ada nilai yang bisa didapat, tetapi juga mungkin rasa sakit yang lebih," kata Kepala Strategi Pasar di AS Trust, Bank of America Private Wealth Management Joseph Quinlan seperti dilansir dari Reuters, Kamis (4/12/2014).

Berdasarkan data ISM, pertumbuhan di sektor jasa AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan November. Sementara ECB akan meluncurkan program pembelian obligasi lanjutan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di zona tersebut, dengan sebagian besar tanda-tanda bahwa keputusan akan dilakukan pada Maret 2015.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 33,07 poin atau 0,18% ke 17.912,62; indeks S&P 500 naik 7,78 poin atau 0,38% ke 2.074,33; dan Nasdaq Composite bertambah 18,66 poin atau 0,39% ke 4.774,47.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
30 menit yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
2 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
2 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
4 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved