Masyarakat Keluhkan Pencabutan Subsidi KA

Jum'at, 12 Desember 2014 - 11:55 WIB
Masyarakat Keluhkan...
Masyarakat Keluhkan Pencabutan Subsidi KA
A A A
JOMBANG - Masyarakat mengeluhkan pencabutan subsidi untuk pengguna transportasi kerata api (KA). Karena, pencabutan subsidi ini membuat harga tiket KA naik lebih dari 300%.

Selain itu, juga menambah panjang daftar beban baru warga pasca dicabutnya subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Seperti diketahui, mulai 1 januari 2015, tiket KA untuk kelas ekonomi jarak jauh akan naik hingga lebih dari 300%. Misalnya KA Gayabaru tujuan Jombang-Jakarta yang sebelumnya hanya Rp55 ribu, kini naik menjadi Rp130.000-Rp190.000 ribu.

Siti Fatimah, salon penumpang KA mengeluhkan kenaikan tarif KA kelas ekonomi. Dia pun mengaku terkejut atas peraturan baru ini. Akhirnya, dia pun terpaksan membatalkan niatnya pergi dengan KA.

Sementara, Kepala Stasiun Jombang Farid mengakui bahwa saat ini tarif KA naik karena tidak disubsidi lagi oleh pemerinta.

"Harganya naik karena sudah tidak ada subsidi dari pemerintah," kata Farid di Jombang, Jumat (12/12/2014).

Dicabutnya subsidi KA oleh pemerintah sangat disayangkan masyarakat. Sebab KA selama ini dikenal sebagai satu-satunya moda transportasi yang murah meriah dan diandalkan masyarakat kecil, setelah harga tiket seluruh angkutan lain naik pasca dicabutnya subsidi BBM.

Masyarakat berharap pemerintah meninjau ulang kebijakannya dan memberi subsidi lagi untuk kereta api kelas ekonomi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
59 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Menanti Skema Terkini...
Menanti Skema Terkini Penyaluran Bahan Bakar Minyak Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved