CORE: Perlambatan Ekonomi RI Tak Akan Berlanjut di 2015

Selasa, 16 Desember 2014 - 13:35 WIB
CORE: Perlambatan Ekonomi...
CORE: Perlambatan Ekonomi RI Tak Akan Berlanjut di 2015
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Hendri Saparini mengungkapkan, perlambatan ekonomi Indonesia 2014 diperkirakan tidak akan berlanjut pada 2015.

Ekonomi Indonesia tahun depan diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi, antara 5,3%-5,6% dengan catatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan tim kabinetnya dapat memanfaatkan peluang dari membaiknya lingkungan eksternal untuk memaksimalkan ekonomi domestik.

"Namun, bila strategi kebijakan otoritas fiskal tidak tepat sasaran dan tidak tepat momentum, serta Bank Indonesia (BI) tidak berhasil mengendalikan moneter, maka kinerja ekonomi 2015 akan bias ke bawah," kata Hendri saat acara ‎diskusi bulanan CORE media discussion di Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Menurutnya, ada tiga sumber pertumbuhan penting. Penyumbang utama, pertumbuhan ekonomi domestik masih berasal dari konsumsi swasta yang diperkirakan tumbuh moderat sekitar 5%.

‎"Pendapatan penduduk diperkirakan akan membaik seiring membaiknya kondisi perekonomian nasional dan internasional," ujar dia.

Selain itu, populasi penduduk yang tumbuh rata-rata 1,5% per tahun, ditambah dengan angka pengangguran dan kemiskinan ke depan yang seharusnya cenderung turun, merupakan bantalan yang menjaga stabilitas pertumbuhan konsumsi swasta.

Meski demikian, ada beberapa kebijakan inflatoir pemerintah seperti penaikan harga BBM, penyesuaian tarif dasar litrik di atas 900 kwh dan harga elpiji 3 kg, yang akan menghambat laju pertumbuhan konsumsi masyarakat terutama kelas menengah-bawah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved