Utang Luar Negeri Penyebab Rupiah Ambruk

Selasa, 16 Desember 2014 - 18:30 WIB
Utang Luar Negeri Penyebab...
Utang Luar Negeri Penyebab Rupiah Ambruk
A A A
JAKARTA - Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Peter Jacobs mengemukakan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) salah satunya disebabkan utang luar negeri (utang valas) yang terus bertambah.

Namun, menutur Peter, dibanding mata uang negara lain nilai tukar rupiah masih lebih baik.

"‎Mungkin perlu disampaikan juga, memang kalau dibandingkan USD, rupiah melemah. Tapi, kalau dibandingkan dengan mata uang lain, misal dengan euro dan yen, rupiah menguat," ujar Jacob di Gedung BI, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Dia menilai peningkatan utang luar negeri (utang valas) yang dari tahun ke tahun terus bertambah menjadi beban tersendiri.

‎"Memang dalam beberapa waktu ini terus naik dan tentunya BI sejak beberapa tahun lalu terus mengingatkan pemerintah maupun swasta untuk memperhatikan utang luar negeri yang harus disikapi dengan baik," terangnya.

"Kalau dengan kurs yang makin naik, tapi utang luar negeri tidak di hedging akan mengandung masalah juga. Ini tentu harus disikapi," tandas Peter.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Membengkak,...
Utang Luar Negeri Membengkak, Awas Tekanan Hebat ke Nilai Tukar Rupiah
Rupiah Tembus Rp15.200...
Rupiah Tembus Rp15.200 saat Utang Capai Rp6.086 Triliun, Apa Kata BI?
Bayar Utang hingga Jaga...
Bayar Utang hingga Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun jadi Rp2.608 Triliun
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Anjlok Rp76 Triliun, Buat Bayar Utang dan Selamatkan Rupiah
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Maret 2026 Turun ke Rp2.507 Triliun
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved