Rini Diminta Tata Ulang 600 Anak Usaha BUMN

Rabu, 17 Desember 2014 - 13:09 WIB
Rini Diminta Tata Ulang...
Rini Diminta Tata Ulang 600 Anak Usaha BUMN
A A A
JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo mengatakan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus menata ulang 600 anak usaha perusahaan pelat merah.

"Mana BUMN yang memang profit oriented, mana yang public service. Carilah direksi yang sesuai dengan tujuan BUMN tersebut," katanya kepada sejumlah media di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Dia menilai, langkah Menteri BUMN Rini M Soemarno yang akan memetakan keberadaan perusahaan milik negara tersebut akan didukung sejumlah pihak. Langkah ini dinilai akan berdampak positif bagi pertumbuhan BUMN itu sendiri.

Untuk mewujudkan hal itu, Kementerian BUMN harus memilih orang-orang profesional dan tidak terkait dengan kasus korupsi untuk mengisi kursi direksi maupun komisaris BUMN.

"Hendaknya posisi direksi itu diisi orang-orang profesional, teruji track record-nya. Yang sudah pernah terkait korupsi, ya janganlah. Mau alasan sudah taubat, siapa yang tahu. Banyak profesional lain yang bersih," tegas dia.

Penataan ulang dan penempatan direksi yang bersih ini, maka BUMN akan bisa bersaing dengan perusahan swasta. Indonesia memiliki banyak tokoh profesional dan memiliki track record bersih. Untuk itu, dia juga berharap, kursi direksi tidak dijadikan ajang bagi-bagi kekuasaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan pembenahan dilakukan bertahap dan ditargetkan permasalahan pada anak usaha BUMN selesai dalam tiga tahun ke depan.

"Pada 2018 identifikasi anak usaha bahkan hingga 'cucu' BUMN diharapkan rampung," ujarnya.

Rini mengatakan, konsep pembenahan anak usaha BUMN tersebut dilakukan sesuai kondisi dan fokus perusahaan.

"Anak usaha yang bergerak pada usaha sama bisa dimerger atau digabungkan, sehingga terjadi efisiensi dan tidak membebani induk usaha," ujar dia.

Atas pembenahan tersebut, tambah Rini, juga secara tidak langsung dapat menyelesaikan berbagai persoalan antar BUMN yang kerap terjadi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
Kejar Target Sisa Proyek...
Kejar Target Sisa Proyek Strategis BUMN, Erick Thohir: Ada Satu Proyek Berpotensi Ngga Kelar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved