KAI Klaim Persentase Kereta Terlambat di Bawah Pesawat

Jum'at, 19 Desember 2014 - 11:30 WIB
KAI Klaim Persentase...
KAI Klaim Persentase Kereta Terlambat di Bawah Pesawat
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Edi Sukmoro mengklaim bahwa persentase keterlambatan kereta api (KA) di bawah atau jauh lebih kecil dibandingkan pesawat udara.

Misalnya, Jakarta-Semarang dengan waktu tempuh 7 jam dengan keterlambatan 1 jam, maka persentasenya cuma 14% dari waktu tempuh.

"‎Berbeda dengan pesawat terbang, yang secara persentase keterlambatannya jauh lebih besar," kata dia di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (19/12/2014)

Sementara mengenai keterlambatan kereta, dia menjelaskan, disebabkan adanya penyelesaian akhir pembangunan jalur ganda (double track) yang belum tuntas.

"Karena ada kerjaan-kerjaan yang dilakukan, seperti finishing menyebabkan kereta datang terlambat. Nanti jika itu selesai, kita akan sesuaikan target-target waktu seperti yang diharapkan," ujarnya.

‎Selain itu, tumpah tindih jalur juga menyebabkan keterlambatan KA saat ini. Edi menuturkan bahwa KA yang datang dari luar Jabodetabek harus menyesuaikan dengan jadwal kereta di Jakarta karena jalur yang masih bersatu.

"Jadi saat ini, kita mengutamakan keselamatan hingga semua kerjaan-kerjaan tuntas," tutupnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved