Rusia Tawari Bangun PLTN, Ini Jawaban Sofyan

Senin, 22 Desember 2014 - 13:23 WIB
Rusia Tawari Bangun...
Rusia Tawari Bangun PLTN, Ini Jawaban Sofyan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan, Kedubes Rusia menawarkan investasi pembangunan listrik tenaga nuklir (PLTN).

Rusia menawarkan hal ini lantaran negara tersebut memiliki kapasitas tenaga nuklir yang mumpuni.

Namun, Sofyan mengaku bahwa Indonesia belum siap dengan listrik tenaga nuklir, meski sudah ditawari Rusia.

"Mereka bicara kapasitas listrik nuklir. Saya bilang itu masih jauh. Kita (Indonesia) belum pikirkan itu. Mereka mengatakan punya kemampuan teknologi yang bagus dan mumpuni dalam bidang PLTN," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Sofyan menjelaskan, Rusia mengaku sudah bekerja sama dengan banyak negara soal PLTN.
Namun, Indonesia dalam pembangunan listrik 35 ribu mega watt, tidak memasukkan itu sebagai bagian dalam program karena itu masih jauh.

Menko Sofyan sendiri menjelaskan, pemerintah punya pertimbangan mengapa belum ingin mengembangkan tenaga nuklir.

"Ini lebih kepada domain di Batan (Badan Tenaga Nuklir). Tetapi, saat ini belum menjadi prioritas, karena program 35 ribu kita menganggap batu bara, gas, kemudian geothermal, hydro dan mini hydro. Itu paling tepat dan tidak kontroversial. Untuk nuklir, saya rasa harus melakukan studi lebih lanjut," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ukraina Serukan Warga...
Ukraina Serukan Warga Dekat PLTN PLTN Zaporizhzhia Mengungsi
Segudang Asa Pengembangan...
Segudang Asa Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia
Uni Emirat Arab Kini...
Uni Emirat Arab Kini Memiliki PLTN Pertama di Timur Tengah
Pembangunan PLTN Masih...
Pembangunan PLTN Masih Tunggu Arahan Jokowi
Perkembangan PLTN Stagnan...
Perkembangan PLTN Stagnan dalam 10 Tahun Terakhir
Ukraina Tuding Rusia...
Ukraina Tuding Rusia Tahan Direktur PLTN Zaporizhzhia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved