Dirjen Pajak Baru Diminta Ubah Kebijakan PPh Pribadi

Selasa, 23 Desember 2014 - 14:43 WIB
Dirjen Pajak Baru Diminta...
Dirjen Pajak Baru Diminta Ubah Kebijakan PPh Pribadi
A A A
JAKARTA - Pengamat perpajakan Universitas Indonesia (UI) Darussalam mengatakan, dirjen pajak yang baru harus bisa mengubah struktur penerimaan pajak.

Hal tersebut berkaitan dengan pajak penghasilan (PPh) pribadi yang cenderung kecil. Darussalam mempertanyakan mengapa PPh pribadi cenderung kecil, padahal memiliki uang yang banyak?

"Di sini karena, Indonesia dan pemerintah pajaknya menganut sistem bahwa setiap individu diberi kepercayaan untuk menghitung, membayar dan melaporkan sendiri pajak mereka kepada pemerintah," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Atas hal itu, artinya orang melakukan penghitungan sendiri soal pajaknya. Ketika wajib pajak melakukan itu, DJP tak punya info soal data penghasilan wajib pajak dan transaksi keuangan wajib pajak.

"DJP enggak bisa mengawasi. Dia enggak bisa mengecek, SPP yang dilaporkan itu benar atau tidak. Makannya dalam konteks perpajakan Indonesia, ada kewenangan ke DJP, untuk meminta data pihak ketiga, misal rekening perbankan," terangnya.

Masalahnya, lanjut Darussalam ketika DJP berhak untuk meminta data perbankan, dan dalam konteks UU Perpajakan tertuang di UU 33, DJP malah membatasi diri.

"Karena selama ini, data boleh minta ke bank itu asal buat pemerinksaan pajak, pendidikan pajak. Di luar itu, DJP enggak mungkin minta," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
20 Tahun Tak Pernah...
20 Tahun Tak Pernah Naik, Bea Meterai Jadi 10 Ribu
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
22 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved