Berutang Rp2 T, Nasib Leces Ditentukan PN Surabaya

Rabu, 24 Desember 2014 - 14:56 WIB
Berutang Rp2 T, Nasib...
Berutang Rp2 T, Nasib Leces Ditentukan PN Surabaya
A A A
JAKARTA - Nasib PT Kertas Leces (Persero) yang memiliki total utang sebesar Rp2 triliun ditentukan Pengadilan Niaga (PN) Surabaya melalui mekanisme Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Direktur Utama Kertas Leces Budi Kusmarwanto mengatakan, sidang PKPU kepada 26 kreditur swasta dan perorangan akan diputuskan pada 18 Januari 2015.

"Surat pengajuan permohonan untuk masuk program PKPU sudah dilayangkan kepada PN Surabaya pada 18 Agustus 2014 dan akan memasuki sidang pada 18 Januari 2015," kata Budi dalam jumpa persnya di Kementerian BUMN, Rabu (24/12/2014).

Menurutnya, pengajuan permohonan PKPU sesuai dengan yang diusulkan pemegang saham dalam rangka restrukturisasi perusahaan. Budi menjelaskan, lewat PKPU diharapkan Leces dapat mencari solusi penyelesaian utang dalam penyelamatan perusahaan yang tertuang dalam rencana bisnis.

Sebagai catatan, perusahaan yang mulai beroperasi pada 1940 ini, mengalami kerugian sejak 2005 hingga 2013 karena konsentrasi bisnis pada kertas budaya dan kertas industri. Kerugian terbesar terjadi pada 2006, yang mencapai Rp145,277 miliar, meski pada 2012 korporasi sempat mencatat keuntungan Rp9 miliar setelah revaluasi, namun pada 2013 kembali rugi sekitar Rp135 miliar.

Dalam rencana bisnis tersebut, setidaknya tiga aspek yang harus menjadi fokus, yaitu restrukturisasi keuangan, budaya perusahaan, dan pengembangan bisnis yang agresif.

"Perusahaan secara masif akan masuk ke bisnis kertas bernilai tinggi, kertas surat berharga berbasis nonkayu untuk mengurangi ketergantungan pada produk konvensional, seperti kertas budaya dan kertas industri," ujarnya.

Kertas Leces melakukan diversifikasi produk yang memberikan keuntungan atau margin tinggi seperti pulp rice straw (bubur kertas bahan baku jerami), di mana harganya mencapai USD2.000 per ton, lebih tinggi dari pulp bahan baku kayu senilai USD650 per ton.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diduga Korsleting Listrik,...
Diduga Korsleting Listrik, Gudang PT Kertas Leces Terbakar
Bawa Nenek-nenek untuk...
Bawa Nenek-nenek untuk Curi Mobil, 3 Pelaku Keder Dihadang dan Mendengar Suara Tembakan di Tol Leces
Torehan Laba Emiten...
Torehan Laba Emiten Produsen Kertas Ini Memudar di Tahun 2020
Beli Ketel Uap Ramah...
Beli Ketel Uap Ramah Lingkungan, Produsen Tisu dan Kertas Surabaya Anggarkan USD10 Juta
Nilai Kemitraan Usaha...
Nilai Kemitraan Usaha Besar dan UMKM Capai Rp3,9 T, Tjiwi Kimia Terus Beri Dukungan
Perusahaan Tisu Ini...
Perusahaan Tisu Ini Incar Penjualan Rp2,6 Triliun di 2021
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Jelang Jokowi Lengser,...
Jelang Jokowi Lengser, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved